nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Tahun LDR, Ghita Selalu Menanti Kekasihnya di Negeri Sakura Pulang ke Jakarta

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 03:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 30 612 2136423 10-tahun-ldr-ghita-selalu-menanti-kekasihnya-di-negeri-sakura-pulang-ke-jakarta-4EO0yTHRlY.jpeg Ilustrasi (Foto : Yourtango)

Long Distance Relationship (LDR) atau menjalin hubungan jarak jauh, merupakan tantangan yang menguji kesetiaan suatu pasangan. Seperti yang dialami oleh Ghita (bukan nama sebenarnya) yang telah menjalani LDR dengan kekasihnya, Ressal (bukan nama asli) kurang lebih 10 tahun.

Bahkan sejak awal hubungannya, Ghita sudah menjalani hubungan jarak jauh dengan kekasihnya. Ghita menjalani LDR beda kota selama 7 tahun, ditambah 3 tahun lagi hubungan jarak jauh beda negara.

Kisah cinta Ghita ini, berawal ketika ia berlibur ke Bandung. Saat itu sepupunya mengenalkan dirinya dengan temannya yang bernama Ressal. Setelah perkenalan itu, ternyata Ressal jatuh hati dengan Ghita. Tetapi Ressal baru menyatakan rasa cintanya saat Ghita sudah pulang berlibur dari Kota Kembang tersebut lewat sambungan telepon.

LDR

Setelah itu Ghita dan Ressal mulai menjalani LDR. Ghita yang harus meneruskan Sekolah Menengah Atas (SMA) harus kembali ke Jakarta, begitu juga dengan Ressal yang harus menyelesaikan pendidikannya di Bandung. Pada saat menjalani LDR beda kota tersebut, mereka hanya bertemu saat liburan sekolah saja. Hal itulah yang membuat setiap pertemuan terasa sangat bermakna.

“Iya betul waktu LDR Bandung-Jakarta ketemu cuma 6 jam, itu tuh penuh makna banget,” ujar Ghita saat diwawancarai Okezone melalui pesan singkat, baru-baru ini. 

Kemudian setelah menyelesaikan pendidikan di Bandung Ressal harus meninggalkan Ghita untuk bekerja di Jepang. Perjalanan hubungan antar negara ini yang dirasa paling berat oleh Ghita.

Karena pada saat menjalani LDR beda negara ini, mereka sama sekali tidak dapat bertatap muka secara langsung dalama kurun waktu tiga tahun. Ketika Rassel sudah bekerja di Jepang, mereka hanya bisa berjumpa lewat video call.

LDR

"Sedihnya enggak bisa jalan bareng seperti orang-orang, suka iri gitu. Apalagi pas beda negara dulu belum ada whatsapp jadi komunikasinya susah banget. Cuma bisa kirim pesan pakai facebook dan video call, cuma bisa pakai skype itu juga sinyalnya jelek, tidak sebagus sekarang,” ungkap Ghita.

Terlebih ketika kekasih jatuh sakit, Ghita merasakan begitu sedih karena tak bisa menemani. Perempuan yang berprofesi sebagai perawat ini hanya bisa menemani lewat sambungan telepon, karena tidak mungkin menyusul pujaan hati ke Nagasaki, Jepang.

Momen berat lainnya adalah tidak bisa merayakan ulang tahun bersama. Ghita mengungkapkan, saat salah satu dari mereka ulang tahun, tidak bisa merayakannya bersama seperti pasangan-pasangan lainnya. Mereka hanya bisa saling mengirim video yang dibuat dengan aplikasi.

LDR

“Terus kalau ulang tahun enggak bisa seperti pasangan lain, yang bisa ngucapin atau merayakan langsung. paling kita bikin video dikirim lewat facebook,” tuturnya.

Namun, Ghita tetap berjuang menjalani LDR dengan kekasihnya. Tentu saja mimpi ke pelaminan dengan pujaan hati selalu menjadi harapan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini