nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Lagi Ibu Rumah Tangga, HIV Paling Banyak Menjangkit Kaum Ini

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 16:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 01 481 2136624 tak-lagi-ibu-rumah-tangga-hiv-paling-banyak-menjangkit-kaum-ini-GfY3fpLar8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENULARAN penyakit HIV memang kebanyakan terjadi pada ibu rumah tangga. Tapi, kini kalangan heteroseksual dan homoseksual jumlahnya semakin meningkat.

Kementerian Kesehatan RI merilis laporan HIV pada kalangan heteroseksual sepanjang 2010-2019 sebesar 106.934 orang. Sementara pada kalangan lelaki seks lelaki sebesar 53.082 orang.

Untuk jumlah kasus AIDS, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Provinsi pada kelompok heteroseksual dari tahun 2010-2019 sebesar 82.136 orang. Kemudian sebanyak 8.177 orang kelompok LSL mengidap AIDS.

Ketua Umum Kelompok Studi Infeksi Menular Seksual Indonesia, dr Hanny Nilasari, SpKK, mengatakan, penularan risiko tinggi pada kelompok LSL kian lama makin meningkat. Begitu juga pada kalangan heteroseksual, presentasenya semakin tinggi.

kian lama makin meningkat. Begitu juga pada kalangan heteroseksual, presentasenya semakin tinggi.

"Faktor risiko penularan terbanyak melalui hubungan seksual berisiko heteroseksual sebesar 70,2 persen, lalu diikuti kelompok homoseksual 7 persen," kata Dokter Hanny.

Dokter Hanny menjelaskan, LSL sangat rentan mengidap HIV bukan tanpa alasan. Mereka sering melakukan anal seks, yang mana pasti mudah terjangkit banyak jenis virus, termasuk HIV.

Tak jarang, selain mengidap HIV, kelompok homoseksual maupun heteroseksual, sangat rentan mengalami penyakit infeksi menular seksual (IMS( jenis lain. Anda pun harus menghindari faktor risikonya daripada harus menanggung akibatnya.

"Estimasi per sub populasi yang jadi perhatian yakni pada kalangan lelaki berhubungan intim dengan lelaki. Ada juga populasi umum ibu rumah tangga. Tren ini diprediksi sampai tahun 2025," ungkap Dokter Hanny.

Tren ini diprediksi sampai tahun 2025,

Kalau secara keseluruhan, jumlah kumulatif kasus HIV yang dilaporkan sampai dengan Juni 2019 sebanyak 349.882 atau 60,7 persen. Dari estimasi ODHA tahun 2016 yang ada sebanyak 640.443 orang.

Terdapat 5 provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 62.108 orang, diikuti Jawa Timur sebanyak 51.990 orang, Jawa Barat sekira 36.853 orang, Papua sebesar 34.473 dan Jawa Tengah sebanyak 30.257 orang.

Begitu juga dengan jumlah penderita AIDS terbanyak adalah Papua sebesar 22.554 orang, Jawa Timur sebanyak 20.412 orang, Jawa Tengah sebesar 10.858 orang, DKI Jakarta terdapat 10.242 orang dan Bali sekira 8.147 orang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini