nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Toko Barang Bekas hingga Red Carpet, Tren Fashion Vintage Makin Populer

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 14:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 02 194 2136916 toko-barang-bekas-hingga-red-carpet-tren-fashion-vintage-makin-populer-j09PNfF5qs.jpg Tren fashion vintage (Foto: Vintageindustry)

PARA pencinta dan penikmat fesyen pasti sudah tidak asing lagi mendengar bahwa konsep fesyen sebenarnya berulang dari masa ke masa. Artinya, yang menjadi tren fashion 20 tahun lalu bisa tiba-tiba muncul kembali menjadi tren hits saat ini. Maka wajar saja, konsep fesyen vintage tidak pernah mati.

Bahkan kini, tahukah Anda bahwa tren fashion vintage tengah berkembang semakin besar di industri fesyen dunia? Jika dulu fesyen vintage hadir dengan skala kecil, sekarang pasar produk-produk fesyen vintage semakin berkembang besar.

Tren fashion 2020

Semakin berkembang besar, sekarang bisa dibilang tampaknya semua orang menjual pakaian-pakaian vintage sehingga produk fesyen jadul (jaman dahulu) yang klasik ini sudah menjadi sesuatu yang mainstream.

Di dunia fesyen antik, termasuk di dalamnya produk-produk fesyen kelas atas yang tidak sembarangan bisa didapatkan di toko barang bekas. Sebut saja gaun renda abad ke-19, gaun koktail tahun 1920-an yang dihiasi dengan taburan manik-manik dan bulu yang dijahit dengan tangan, dan hingga perhiasan emas padat tebal dari era 80-an.

Sementara itu, mengingat produk fesyen vintage jumlahnya tidak banyak maka kemungkinan kita bisa mengenakan rok pensil, coat, dress, atau gaun yang sama yang berasal dari tahun 1940-an yang sama dengan orang lain hampir kecil adanya. Inilah yang disebutkan menjadi salah satu daya tarik fesyen vintage.

 Fashion Show

Dari segi industri, dengan kemajuan era digital seperti sekarang, para pedagang baju-baju vintage disebutkan tidak membutuhkan toko atau butik offline. Sebab semua bisa dilakukan melalui dunia maya, salah satu contohnya melalui platform media sosial seperti Instagram. Instagram menawarkan cara bagi penjual untuk menampilkan barang-barang fesyen antik ini kepada pasar yang ditargetkan di berbagai penjuru dunia, dan tentu saja tanpa biaya.

Fesyen vintage juga merupakan pilihan akan sustainable fashion, selain secara esensial barang-barang ini telah didaur ulang dan meskipun baju atau barang-barang fesyen yang dibeli merupakan keluaran rumah mode dunia namun uang yang kita keluarkan sebagai pembeli ialah untuk pelaku bisnis kecil bukan perusahaan retail besar.

Kepopuleran fesyen vintage yang sekarang semakin menjadi mainstream, juga tak lepas dari faktor endorsement yang ditampilkan oleh para selebriti dunia saat berpose di red carpet alias karpet merah.

Zooey Deschanel, Christina Hendricks, Aya Cash, hingga Kate Moss dengan bangga memperlihatkan gaya fesyen vintage mereka di Instagram bahkan lengkap dengan informasi di mana saja toko baju vintage atau label lini busana vintage favorit mereka masing-masing. Bahkan Kate Moss sendiri, pada Oktober 2019 lalu baru saja merilis buku “Musings on Fashion and Style: Museo de la Moda” yang memaparkan apa saja barang-barang fesyen sekaligus tampilan vintage favorit ala seorang supermodel legendaris Kate Moss. Demikian seperti dilansir Southchinamorningpost, Senin (2/12/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini