nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ambyar, Kisah Cinta Didi Kempot Pernah Tak Direstui Keluarga Pacar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 18:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 02 612 2136978 ambyar-kisah-cinta-didi-kempot-pernah-tak-direstui-keluarga-pacar-J8MRvuICYO.jpg Didi Kempot (Foto: didikempot_official/Instagram)

Julukan "The Lord of Broken Heart" memang layak disematkan pada sosok Didi Kempot. Bukan tanpa alasan, lagu-lagu bertemakan patah hati dan percintaan itu sejatinya diadaptasi dari pengalaman pribadi Didi Kempot.

Namun, ada satu lagu yang paling membekas dan menjadi titik balik dalam kehidupan maestro campursari asal Surakarta itu. Apalagi kalau bukan Cidro. Didi Kempot pun sempat membagikan kenangan pahitnya.

 Foto bersama

"Cidro itu adalah kenangan saya, itu cerita hidup saya. Lagu itu yang membuat saya bisa dikenal masyarakat luas seperti saat ini," kata Didi Kempot di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu 1 Desember 2019.

Menurut pengakuan Didi Kempot, lagu Cidro terlahir dari sebuah pengalaman berharga yang ia dapatkan saat pertama kali hijrah ke Jakarta pada tahun 90-an. Kala itu, Didi memang ingin mengadu nasib di ibu kota bersama beberapa teman pengamennya.

Mereka menamakan diri sebagai "Kelompok Pengamen Trotoar" alias Kempot yang kini menghiasi nama panggung Didi. Didi Kempot dan teman-temannya tinggal di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Selama di ibu kota, mereka rutin mengamen di daerah tersebut.

Sampai pada suatu hari, Didi berkenalan dengan seorang wanita dan akhirnya mereka saling jatuh hati. Ia mengaku terpesona melihat kebaikan wanita tersebut karena tidak malu menjalin hubungan dengan seorang pengamen.

"Kami sering ketemuan di bundaran slipi di trotoar ada warung tegal. Dia senang sama saya. Padahal waktu itu rambut saya masih gondrong gimbal," ungkap Didi.

 Pria menyanyi

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin intens dan menuju ke arah yang lebih serius. Pria bernama asli Didi Prasetyo itu pun akhirnya memantapkan diri untuk bertemu dengan orangtua wanita tersebut.

"Saya berusaha untuk ketemu keluarganya. Tapi keluarga dia menolak. Menolaknya dengan sopan mereka bilang, 'Apakah kamu sudah siap berumah tangga dengan anak saya? Kamu kerjanya apa?'," kata Didi.

"Saya bilang saya ngamen, tapi mereka tetap menolak dan mengatakan nanti saja kalau saya sudah mapan dan bisa ngasih makan anak mereka," timpalnya.

Meski hati Didi hancur berkeping-keping, pengalaman tersebut menjadi motiviasinya untuk membuktikan kepada pihak keluarga mantan pacarnya, bahwa ia mampu menjadi orang yang sukses.

Dari pengalaman ini pula, lagu Cidro akhirnya terlahir. Bahkan, lagu tersebut sekarang menjadi sebuah anthem atau lagu kebangsaan para sobat ambyar yang juga mengalami kisah percintaan tragis seperti Didi Kempot.

"Saya tidak dendam malah itu yang membuat saya semangat untuk menunjukkan kemampuan dan kesuksesan saya di depan keluarga besarnya. Saya sampai sekarang masih menulis lagu patah hati, karena dari situ saya berawal," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini