nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Model Disabilitas yang Sukses, Keterbatasan Fisik Tak Jadi Masalah

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 194 2137571 5-model-disabilitas-yang-sukses-keterbatasan-fisik-tak-jadi-masalah-v9PpeYVEnQ.jpg Model disabilitas (Foto : Studybreaks)

Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk meraih mimpi-mimpinya. Sekarang sudah banyak penyandang disabilitas yang bisa memiliki pekerjaan di bidang yang diminatinya seperti model. Di Hari Disabilitas Sedunia ini, Okezone akan membahas tentang para model disabilitas.

Menjadi model memang tak harus selalu memiliki fisik yang sempurna. Sebab yang terpenting adalah kemampuan model tersebut untuk merepresentasikan suatu produk. Melansir Study Breaks, Selasa (3/12/2019), inilah deretan model disabilitas yang mencuri perhatian dunia :

1. Jillian Mercado

Pada usia 13 tahun Jillian Mercado didiagnosis terkena distrofi otot yakni penyakit yang merusak fungsi otot dan menyebabkan kejang. Penyakit itu membuat ia memiliki bentuk tubuh yang tidak sempurna padahal sejak kecil Jillian ingin menjadi model. Pada awalnya ia merasa mimpinya sebagai model tidak akan tercapai karena bentuk tubuhnya.

Jilian

(Foto : @jillianmercado/Instagram)

Namun takdir berkata lain. Jillian digaet oleh brand Diesel. Sejak saat itu ia menjadi model disabilitas dan aktivis yang lantang menyuarakan keterwakilan. Dengan dukungan publik yang sangat besar, ia juga melakukan kampanye bersama Ivy Park, lini pakaian milik Beyoncé dan Nordstrom.

2. Viktoria Modesta

Terlahir dengan kondisi cacat bawaan nyatanya tak memupuskan impian Viktoria Modesta. Walaupun memiliki bentuk kaki yang tidak sempurna, sejak usia 12 tahun dirinya berhasil membuktikan diri memiliki kemampuan sebagai seorang model. Dirinya sempat melakukan beberapa pemotretan.

model disabilitas

(Foto : @viktoriamodesta/Instagram)

Selain itu, hingga usia 20 tahun Viktoria telah menjalankan 15 operasi berbeda untuk membantu meringankan beban di kakinya. Ia memutuskan melakukan amputasi dan menggunakan kaki palsu. Hal itu malah meningkatkan kepercayaan dirinya sehingga berdampak pada kesuksesan di industri fashion dan musik.

3. Chelsea Werner

Sejak mendapat vonis Down Syndrome, dokter mendiagnosis Chelsea Warner memiliki otot yang rendah. Tapi bukan berarti ia tak bisa berprestasi. Dirinya sukses sebagai juara dunia di bidang atletik dan kemudian melanjutkan karier pada industri pemodelan. Chelsea juga melihat dunia mode dengan sangat kritis sehingga tampil percaya diri.

Chelsea Werner

(Foto : @showtimewerner/Instagram)

Dirinya mendapat beberapa peluang modeling yang bagus melalui senam dan berkesempatan menjadi sampul Teen Vogue, berjalan di peragaan busana New York Fashion Week, serta melakukan kampanye bersama merek-merek terkenal.

4. Rafi Solaiman

Kehidupan model remaja ini berubah secara dramatis pada usia 12 tahun. Dirinya mengalami pendarahan otak parah yang menyebabkan kemunduran besar dalam kemampuan fisiologisnya. Setelah stroke, butuh lima atau enam bulan bagi Rafi untuk bisa berjalan lagi walau hanya satu langkah.

model disabilitas

(Foto : @rafi_solaiman/Instagram)

Rafi harus belajar berbicara, berkedip, berjalan, dan melakukan tugas-tugas lainnya. Ia berusaha menentang rintangan dengan kekuatannya selama proses penyembuhan. Cintanya terhadap dunia modelling membantu masa pemulihan. Meskipun masih menggunakan alat bantu jalan dan memiliki sedikit kesulitan bicara, Rafi tidak pernah menyerah terhadap pekerjaannya sebagai model.

5. Mama Cax

Cacsmy Brutus atau Mama Cax adalah model berusia 25 tahun. Pada usia 16 tahun ia didiagnosis terkena kanker tulang agresif di kakinya. Hal itu membuat dirinya harus kehilangan kaki.

Mama Cax

(Foto : @mamacax/Instagram)

Mama Cax sempat merasa putus asa dan rendah diri. Terlebih tubuhnya dipenuhi luka. Beruntung perusahaan yang membuat prosthetics stylish untuk kaki yang diamputasi menggaetnya sebagai model. Ia kemudian menemukan kepercayaan diri serta mulai bereksperimen dengan mode dan kecantikan. Hal itu membawanya menjadi model sebagai karier.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini