nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Ini 4 Kebiasaan dan Tren Ngemil Orang Indonesia

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 18:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 481 2137490 ternyata-ini-4-kebiasaan-dan-tren-ngemil-orang-indonesia-n5yfruKLUP.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Siapa sih yang tidak suka ngemil? Menyantap kudapan ringan, baik itu yang bercita rasa manis, asin, pedas, ataupun gurih di sela-sela waktu saat beraktivitas sehari-hari dipandang sebagian besar orang jadi kegiatan yang menyenangkan.

Bicara soal ngemil, tahukah Anda dinilai dari data survei, sekarang telah terjadi perubahan kebiasaan ngemil dengan meningkatnya urbanisasi, padatnya kesibukan, serta berubahnya keinginan masyarakat.

Dari survei "State of Snacking” yang dihelat oleh Mondelez Indonesia, menemukan bahwa ada potensi yang sangat besar untuk industri makanan ringan baik secara global dan juga di Indonesia, dikarenakan semakin meningkatnya frekuensi orang mengemil sehari-hari.

Ngemil tidak lagi hanya berfungsi untuk asupan tubuh, namun banyak orang menggunakan momen menikmati ngemil untuk membangun kedekatan sosial, koneksi, dan bahkan membentuk identitas pribadi diri.

Dari survei yang dilakukan, ditemukan empat kebiasaan dan tren ngemil di kalangan masyarakat Indonesia. Pertama, masyarakat Indonesia kebanyakan lebih sering mengonsumsi camilan ketimbang makan makanan berat.

Ngemil

Lebih tinggi dari rata-rata global, orang Indonesia mengonsumsi camilan Iebih sering daripada makanan berat, yakni hampir tiga kali sehari, dibanding 2,5 kali makanan berat sehari. 75 persen responden mengatakan bahwa makanan ringan yang gampang dikonsumsi di sela-sela aktivitas Iebih cocok dengan gaya hidup saat ini. 77 persen responden Iebih memilih mengkonsumsi makanan ringan Iebih sering di sepanjang hari daripada sesekali mengonsumsi makanan berat. Bahkan 53persen di antaranya mengatakan bahwa lebih memilih ngemil karena sejatinya tidak memiliki waktu lagi untuk makan makanan berat.

Kedua, soal waktu mengemil, orang Indonesia ternyata cenderung mengemil di pagi hari loh! Dari data survei disebutkan masyarakat Indonesia cenderung mengkonsumsi camilan di pagi hari. Ini berbeda dibandingkan negara-negara lainnya, yang memilih waktu di antara makan pagi dan makan siang sebagai waktu mengemil.

Soal waktu mengemil orang Indonesia yang bisa dibilang begitu pagi, sosiolog Dr. Erna Ermawati Chotim, M. Si, menyebutkan hal ini karena kebanyakan masyarakat Indonesia berangkat kerja sangat pagi.

“Fenomena ini terjadi karena orang Indonesia rata-rata menempuh perjalanan panjang menuju tempat kerja masing-masing, sehingga memerlukan waktu Iebih pagi untuk menyiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat, sehingga mereka memerlukan camilan untuk pengisi energi setelah makan pagi dan sebelum makan siang,” ungkap Dr. Erna saat ditemui, Selasa (3/11/2019) dalam acara ‘Mondelez International Ungkap Kebiasaan dan Tren Ngemil Orang Indonesia-The State of Snacking’ di kawasan Sudirman, Jakarta.

Kemudian yang ketiga, untuk orang Indonesia nyatanya camilan itu diperlukan untuk memenuhi kebutuhan. Diketahui lebih lanjut, secara emosional dan mental ternyata masyarakat Indonesia memerlukan ngemil untuk kebutuhan mental dan emosional, dibandingan sekedar mengenyangkan perut.

93 persen koresponden mengatakan bahwa ngemil dilakukan untuk meningkatkan suasana hati, 91 persen di antaranya ngemil agar bisa menemukan momen tenang atau “me-time” dengan diri sendiri dan memberikan rasa nyaman. Sementara hanya 84 persen responden mengatakan ngemil diperlukan untuk memberikan asupan untuk tubuh.

Ngemil

Terakhir, bagi orang Indonesia kebanyakan ngemil bukan sekedar makan namun juga untuk meningkatkan suasana kebersamaan. Menariknya, 86 persen responden mengaku mempergunakan momen ngemil untuk menciptakan kebersamaan dengan orang Iain.

Tak hanya itu, masyarakat Indonesia melihat camilan sebagai sebuah media untuk terhubung dengan dirinya sendiri dan juga budayanya. Sekitar 59persen responden mengaku mempunyai tradisi ngemil setiap hari dan 68 persen dari responden percaya bahwa kebiasaan mengemil itu dapat mempertahankan tradisi keluarga.

Terkait fenomena ini, Erna menambahkan memang dari zaman dahulu sudah jadi kultur budaya bagi orang Indonesia untuk memanfaatkan makanan sebagai salah satu elemen dalam momen kebersamaan.

Ngemil

“Masyarakat Indonesia sedari dulu menggunakan makanan atau camilan sebagai pencair suasana dalam momen kebersamaan, apalagi orang Indonesia memang merupakan masyarakat kolektif yang senang bersosialisasi. Jadi sangat relevan bahwa menikmati camilan menjadi momen untuk menjadi Iebih terhubung dengan lingkungan sosialnya,” pungkas Erna.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini