nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Susu Sapi, Kedelai, dan Almond, Manakah yang Paling Ramah Lingkungan?

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 04 298 2137865 susu-sapi-kedelai-dan-almond-manakah-yang-paling-ramah-lingkungan-1kffHsYyQG.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Beberapa waktu belakangan kesadaran untuk menjaga lingkugan semakin meningkat. Bahkan beberapa produk yang digunakan sehari-hari menerapkan konsep ramah lingkungan. Termasuk produk makanan dan minuman. Kali ini Okezone akan membahas mengenai produk susu ramah lingkungan.

Melansir South China Morning Post, Rabu (4/12/2019), ada jenis susu tertentu yang masuk kategori ramah lingkungan. Hal ini dilihat dari jejak karbon, jejak air, dan nilai nutrisi. Ada 3 jenis susu yang dibandingkan yakni susu sapi, susu kedelai, dan susu almond.

Dari segi jejak karbon, yang dilihat adalah jumlah CO2 yang dikeluarkan karena hasil aktivitas tertentu. Peternakan sapi perah bukanlah sesatu yang ramah lingkungan. Sebaliknya, peternakan berkontribusi terhadap emisi CO2 dan melepaskan gas rumah kaca yang lebih berbahaya yakni metana.

Tetapi tidak berarti susu nabati seperti susu kedelai dan susu almond dapat membantu mengurangi jejak karbon. Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Industrial Ecology, setiap cangkir susu sapi yang diproduksi melepaskan 400 gram CO2. Sedangkan CO2 yang dikeluarkan dalam satu cangkir susu kedelai adalah 200 gram dan susu almond melepaskan 174 gram.

 Susu

Akan tetapi, untuk membuat secangkir susu almond tidak dibutuhkan jumlah yang serupa. Secangkir almond dapat menghasilkan lima cangkir susu. Ini berarti susu almond membantu mengurangi emisi CO2.

Selanjutnya dari segi jejak air yang mengukur jumlah air yang diperlukan untuk menghasilkan susu. Studi 2011 dalam jurnal sains Hydrology and Earth System Sciences Discussion menemukan, dibutuhkan total 242 liter air untuk menghasilkan secangkir susu sapi, 132 liter untuk secangkir susu kedelai, dan 38 liter untuk secangkir susu almond.

Pada susu sapi, hanya sebagian kecil air yang digunakan untuk menghasilkan susu. Sebagian besar air digunakan untuk menumbuhkan tanaman yang kemudian digunakan sebagai makanan sapi.

Apabila hal ini dikesampingkan, maka sebenarnya jumlah air yang dibutuhkan untuk menghasilkan secangkir susu sapi jauh lebih sedikit bila dibandingkan susu kedelai dan susu almond.

Selanjutnya dari segi nutrisi. Susu sapi mengandung banyak vitamin dan mineral alami yang dibutuhkan tubuh seperti kalsium serta vitamin D dan B. Hal ini tidak didapatkan dari susu nabati.

Secara umum, satu cangkir susu sapi semi-skim mengandung 8 gram protein. Sedangkan satu cangkir susu kedelai mengandung 6-9 gram protein. Lalu secangkir susu almond hanya mengandung satu gram protein.

 Susu

Dari segi kalori, baik susu sapi maupun susu kedelai mengandung sekira 110 kalori per cangkir. Tapi susu almond hanya mengandung sekira 30 kalori per cangkir.

Susu sapi juga mengandung sekira 12 gram gula alami. Sedangkan gula hanya ditemukan pada susu kedelai dan almond yang ditambahkan pemanis rasa.

Kemudian mengenai harga. Susu sapi cenderung menjadi yang termurah. Beberapa susu kedelai bisa semurah susu sapi tetapi ada juga yang harganya lebih mahal. Tergantung dari biji kedelai yang digunakan untuk menghasilkan susu. Sedangkan harga susu almond adalah yang paling mahal.

 Susu

Melihat pertimbangan-pertimbangan di atas, konsumen sendirilah yang pada akhirnya menentukan jenis susu mana yang paling ramah lingkungan. Selain itu, pemilihan jenis susu sebaiknya tidak menyampingkan faktor kebutuhan tubuh.

Kalau perlu, konsultasikan kepada dokter gizi jenis susu yang sebaiknya dikonsumsi apabila masih ingin menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini