Ratusan Orang Terinfeksi di Depok, Bisakah Penderita Hepatitis A Sembuh?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 04 481 2138096 ratusan-orang-terinfeksi-di-depok-bisakah-penderita-hepatitis-a-sembuh-3yHtkrv93X.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEJAK beberapa minggu lalu masyarakat Depok dihebohkan dengan kasus KLB Hepatitis A yang menyerang SMU 20. Ada 262 korban dinyatakan terjangkit virus Hepatitis A, karena mengonsumsi makanan yang telah tercemar oleh virus yang menular secara fecal-oral.

Ketua Umum PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, Dr. dr, Irsan Hasan, Sp.PD, KGEH, mengatakan hingga saat ini hepatitis A tidak memiliki antivirus.

Meski demikian, para penderita hepatitis A diimbau tidak terlalu panik dan khawatir, pasalnya penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya dan tidak menimbulkan penyakit kronis seperti kanker hati maupun sirosi hati.

hepatitis

“Penderita hepatitis A hanya perlu mengonsumsi makanan bergizi dan cukup istirahat, tidak perlu pantang-pantangan makan saja seperti biasa. Semakin cukup asupan makan maka akan semakin cepat pula proses penyembuhannya," jelas dr. Irsan, saat ditemui Okezone di Gedung Kemenkes RI.

"Normalnya penyakit ini bisa sembuh dalam waktu dua minggu, tapi ada pula yang sampai tiga bulan baru sembuh,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Irsan menjelaskan, hepatitis A justru memiliki dampak yang lebih berbahaya bagi para penderitanya di usia dewasa dan orangtua.

Biasanya, warna tubuh penderita hepatitis A akan menguning disebabkan karena tingkat bilirubi, karena proses penguraian sel darah merah dalam tubuh penderitanya meningkat.

hepatitis

“Hepatitis A justru cenderung aman bagi anak kecil, mereka akan bisa sembuh lebih cepat. Namun tidak bagi dewasa dan orangtua. Terbukti penderita hepatitis A yang masuk ke rumah sakit biasanya berusia 40 tahun ke atas. Makin tua penderitanya maka akan semakin lama pula tingkat penyembuhannya,” lanjut dr. Irsan.

Terkait tentang hepatitis A, dr. Irsan menyebut penyakit ini murni disebabkan karena adanya virus akibat sanitasi yang kurang bersih. Meski demikian virus yang ada pada hepatitis A berbeda dengan virus hepatitis B yang memiliki dampak lebih berbahaya bagi penderitanya.

“Ada dua tipe virus. Virus yang masuk ke sel hati hanya sampai sitoplasma, tapi ada juga sampai ke inti sel seperti hepatitis B dan HIV. Kalau cuma sampai halaman seperti hepatitis A dan C maka pasien masih bisa sembuh. Hepatitis A itu 99,9 persen sembuh dan 0,01 nya bisa sebabkan kematian,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini