Cerita Ganjar Pranowo Berikan Pendidikan Seks hingga Akui Suka Nonton Film Panas

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 04 612 2137935 cerita-ganjar-pranowo-berikan-pendidikan-seks-hingga-akui-suka-nonton-film-panas-aLljcZiLfP.jpg Ganjar Pranowo (Foto : Deddy Corbuzier/Youtube)

Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya suka menonton film porno. Pernyataan tersebut ia lontarkan dalam video Ketika Ganjar Pranowo Nonton Video Porno, Arek Semarang Kumpul! di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Pengakuan Ganjar Pranowo ini bermula dari pertanyaan menggelitik Deddy Corbuzier yang menanyakan tentang pengalamannya dibully netizen di media sosial. Ganjar memang diketahui sebagai salah satu pejabat publik yang akitf bermain Twitter, Instagram, bahkan rutin nge-vlog.

Menjawab pertanyaan Deddy, Ganjar mengakui bahwa dirinya memang sering dibully netizen seperti kebanyakan pejabat atau selebriti Indonesia lainnya. Namun, ia tidak pernah sekalipun memblokir haters-haters, kecuali situs-situs porno yang berseliweran di media sosial.

"Mas, saya belum pernah ngeblock siapa pun membully kayak apa pun belum pernah. Anda boleh cek. Mungkin satu dua situs-situs porno itu," ungkap Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo

(Foto : Deddy Corbuzier/Youtube)

Deddy langsung menimpali jawaban tersebut dengan pertanyaan yang lebih menggelitik.

"Yang pernah lo enggak sengaja mencet itu?," tanya Deddy Corbuzier.

Alih-alih mengelak, Ganjar membenarkan perkataan Deddy. Ia memang pernah secara tidak sengaja memencet dan mengirim video porno melalui akun media sosial pribadinya.

"Saya waktu itu ditanya, 'Pak Ganjar kok nonton film porno?'. Saya jawab, eh kalau saya nonton film porno itu salah saya di mana. Coba, salah saya di mana kalau lihat gambar dan nonton film porno. Wong saya suka kok, ya kan, saya sudah dewasa, dan sudah punya istri," tegas Ganjar Pranowo.

Namun ia mengingatkan bahwa yang tidak boleh itu justru menyebarkan konten-konten porno karena melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Jelek-jelek begini saya ikut rumusin UU ITE, ikut bahas. Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, coba salahnya di mana. Tapi saya tahu ada ruang-ruang private yang tidak boleh disebarkan karena itu privasi," kata Ganjar.

"Manusia itu ada kebutuhan-kebutuhan, mulai dari lidah, rasa-rasa, turun ke perut, bawah perut. Itu urusan manusiawi. kalau saya setiap hari mencet, itu ya gubernur porno. Ini sebagai salah satu edukasi kepada publik, eh ternyata gubernur juga bisa salah," tambahnya.

Ganjar Pranowo

Ganjar kemudian bercerita tentang pengalamannya memberikan pendidikan seks di salah satu SMA di Jawa Tengah. Kebetulan, ia memiliki sebuah program yang diberi nama 'Gubernur Mengajar'.

Kala itu, ia meminta para siswa untuk menghindari paham-paham radikal, dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila. Siswa juga diminta untuk menghindari narkoba dan hal-hal berbau pornografi.

"Waktu itu saya bilang, 'Kita boleh jujur enggak di ruang kelas ini. Bapak ibu guru dan kepala sekolah jangan ada yang melotot dan marah, Anda diam semua'," ungkap Ganjar.

Tak beberapa lama, Ganjar melontarkan sebuah pertanyaan sensitif kepada seluruh siswa, 'Siapa yang pernah nonton gambar atau video porno?'. Hasilnya, para siswa hanya bisa terdiam dan saling memandang.

Ganjar ternyata tidak kehabisan akal. Ia kembali meminta para siswa untuk berkata jujur tanpa malu-malu. Tiba-tiba seorang siswa mengacungkan tangannya.

"Tiba-tiba ada anak yang mengacung, saya panggil dan tanya alasannya. Dia bilang, 'Anu pak mau eksplore aja'. Saya kasih tahu dia, kalau kamu tidak ada guru dan tidak ada guidenya itu pendidikan seks yang keliru. Setelah itu dia saya kasih laptop," beber Ganjar.

Ganjar Pranowo

Alasannya, sang siswa dinilai berani dan memiliki potensi leadership. Siswa itu juga jujur dan mau mengakui sebuah kesalahan yang menurut Ganjar merupakan bagian dari sportivitas dan berjiwa ksatria.

"Semua orang pasti pernah berbuat kesalahan. Enggak ada kesempurnaan itu," tutup Ganjar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini