nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dongkrak Kunjungan Wisman, Kepulauan Riau Siapkan 110 Event Sepanjang 2020

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 15:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 05 406 2138313 dongkrak-kunjungan-wisman-kepulauan-riau-siapkan-110-event-sepanjang-2020-47kx4NMfoo.jpg Kepri siapkan 110 calender of event di 2020 (Foto : Indonesia-Tourism)

Jelang penutupan tahun 2019, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan Calendar of Event (CoE) yang dilangsungkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesana, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Sebanyak 110 event telah disiapkan dan dapat dinikmati para wisatawan sepanjang tahun 2020. Tujuan utamanya tentu saja untuk memberikan dampak besar dalam mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), serta menggerakkan wisnus ke destinasi yang ada di Kepulauan Riau.

Dalam kata sambutannya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa mengatakan, penyelenggaraan event pariwisata di Kepri mutlak disusun dalam sebuah CoE agar wisatawan mudah untuk mengetahui event-event pariwisata yang ada di sana

riau

“Selain itu para traveller akan lebih tertarik untuk melihat destinasi di daerah. Serta daerah yang menggelar event pariwisata jadi dikenal oleh wisatawan dunia dan menarik wisatawan untuk mengetahui destinasi di daerah itu," tuturnya.

Di Kepulauan Riau sendiri terdapat 7 event yang masuk dalam 100 Calender of Event Nasional di antaranya Festival Pulau Penyengat, 14 - 18 Februari di Tanjung Pinang, Tour de Bintan, 27 - 29 Maret, Bintan Triathlon 5 - 7 Juni, Bintan IronMan 70.3 pada 30 Agustus , Kenduri Seni Melayu, November di Batam, Batam International Cultural Carnival 7 - 8 Desember.

Namun, lanjut Rizki, agar penyelenggaraan event di Indonesia mempunyai standar nasional dan internasional, maka kemasannya harus diperhatikan, baik dari segi koreografi, arrangement musik, maupun penataan kostum atau busana.

kepri

“Event wajib menggunakan kriteria 3C (Cultural/Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment). Kuncinya, harus selalu fresh dan kekinian. Kedua, event itu harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar," ujarnya.

Rizki juga mejelaskan, dampak event bagi pariwisata Kepri merupakan salah satu daya tarik wisatawan negara tetangga untuk datang. Terlebih Kepri merupakan salah satu penyumbang wisatawan terbesar bagi Tanah Air. Dari data Badan Pusat Statistik, jumlah wisatawan yang datang ke Kepri sejak 2017 mengalami peningkatan.

“Tahun 2017 mencapai 2.139.962, Tahun 2018 mencapai 2.635.664 dan hingga Oktober 2019, BPS sudah mencatat sebanyak 2.347.189 sudah mengunjungi Kepri,” tambahnya.

Anambas

(Foto : Indonesia-Tourism)

Dalam kesempatan yang sama, Plt Gubernur Kepulauan Riau Isdianto menegaskan bahwa dibutuhkan kerjasama serta sinergi dengan para stakeholders, pemerintah daerah, dan pihak-pihak terkait untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kepri.

"Potensi wisatanya tidak perlu ditanyakan lagi, seng ada lawang. Sebenarnya Allah sudah memberikan rahmat kepada Kepri. Tapi bagaimana kita menggali dan mengembangkannya bersama-sama," tutup Isdianto.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini