nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dorong Kunjungan Wisman, Kepulauan Riau Diminta Kembangkan Ecotourism dan Pasar Malam

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 20:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 05 406 2138487 dorong-kunjungan-wisman-kepulauan-riau-diminta-kembangkan-ecotourism-dan-pasar-malam-OZU1dpplgS.jpeg Kepri diminta kembangkan ecotourism (Foto : Alchetron)

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa meminta Provinsi Kepulauan Riau untuk mengembangkan wisata berbasis ecotourism dan family friendly.

Pernyataan ini muncul menyusul prestasi membanggakan yang ditorehkan Kepulauan Riau dalam beberapa tahun terakhir. Provinsi menjadi salah satu penyumbang wisatawan terbesar bagi Tanah Air.

Dari data Badan Pusat Statistik, jumlah wisatawan yang datang ke Kepri sejak 2017 memang mengalami peningkatan yang signifikan. Tahun 2017 wisman yang datang menyentuh angka 2.139.962, Tahun 2018 mencapai 2.635.664, dan hingga Oktober 2019, BPS sudah mencatat sebanyak 2.347.189 sudah mengunjungi Kepri.

Hal ini tidak terlepas dari program cross boarder dan penjualan hot deals untuk menarik perhatian wisatawan mancanegara, khususnya Singapura dan Malaysia. Namun, ada satu hal yang digarisbawahi oleh Rizki Handayani, length of stay atau lama tinggal wisman di Kepri masih terbilang rendah.

kepri

"Isu ke depan bagaimana meningkatkan lama tinggal. Lama tinggal wisatawan di Kepulauan Riau itu terbilang rendah, rata-rata 2 malam dan spendingnya tidak terlalu besar," terang Rizki Handayani saat menghadiri peluncuran CoE Kepulauan Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2019).

Untuk menyisati hal ini, Rizki merekomendasi beberapa strategi kepada Plt Gubernur Kepri Isdianto. Ia meminta agar Kepri mulai membangun pasar malam atau tempat hangout yang disesuaikan dengan marketnya masing-masing.

"Tahun 2014, kami mencoba mengubah image Batam, karena pada saat itu wisatawan Malaysia bilang Batam adalah destinasi laki-laki. Kami yakinkan bahwa Batam punya resort bagus yang pas untuk keluarga," tambahnya.

batam

(Foto : go2batam)

Oleh karena itu, selain menyiapkan pasar malam, Kepri juga harus mulai mengembangkan aktivitas dan fasilitas berorientasi keluarga. Pasalnya, sebagian besar wisman asal Singapura yang datang ke Bintan hingga Batam, mereka datang bersama keluarga.

Rizki juga mengingatkan bahwa Singapura juga tidak memiliki potensi alam yang alami. Ini bisa dimanfaatkan untuk menarik perhatian mereka dengan mengembangkan wisata berbasis ecotourism.

kebun

(Foto : getyourguide)

"Singapura itu tidak punya hutan. Mereka sampai bikin Garden By The Bay. Mereka tidak punya hutan yang alami. Kita bisa kembangkan hutan dan ecotourism," tegas Rizky.

"Catatan Menteri Parekraf, event-event yang diselenggarakan harus bertaraf internasional. Jadi ke depannya akan dikurasi lebih ketat lagi sehingga bisa menggaet banyak wisatawan mancanegara," tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini