nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkunjung ke Sekolah Orangutan di Samboja Lestari Balikpapan, Seru dan Menantang!

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 13:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 06 406 2138692 berkunjung-ke-sekolah-orangutan-di-samboja-lestari-balikpapan-seru-dan-menantang-mR26NzeZt6.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HABITAT orangutan memang dipusatkan di area hutan Kalimantan. Salah satunya di Samboja Lestari Balikpapan, yang menjadi sekolah untuk orangutan, sekaligus dijadikan sebagai objek wisata keluarga.

Pastinya setelah ditunjuk menjadi ibu kota negara baru oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kota Balikpapan menjadi berbenah. Baik dari segi infrastruktur maupun kesiapan berbagai objek wisatanya.

Di Samboja Lestari ada dua sekolah satwa untuk orangutan dan beruang madu. Wisatawan dapat berjumpa dengan dua satwa liar ini di alam hutan bebas.

Untuk tiba di lokasi tersebut, Anda harus menaklukkan tantangan menyusuri hutan khas Balikpapan denan jalanan penuh liku. Okezone pun mengikuti serunya Cerita Livina Jalan-Jalan Bersama Nissan ke Ibu Kota Baru.

Okezone pun mengikuti serunya Cerita Livina Jalan-Jalan Bersama Nissan ke Ibu Kota Baru.

Dari Bandara Sepinggan, membutuhkan waktu sekira 1,5 jam mengendarai mobil keluarga, All New Nissan Livina. Perjalanan terasa seru, karena beruntung cuacanya pun cerah.

Meskipun kategori Multi Purpose Vehicle (MPV), secara keseluruhan mobilnya mampu menaklukkan jalan setapak dan berkerikil saat mulai memasuki area dalam Samboja Lestari. Butuh waktu 15 menit untuk tiba di titik poin Pulau Orangutan dan Suaka Beruang Madu.

Saat tiba di lokasi, Okezone disambut dengan nuansa hutan Kalimantan dengan pepohonan hijau nan asri. Meskipun matahari terik, karena banyak oksigen dari pepohonan jadi tidak terasa.

Deputi Director Dr Aldrianto Priadjati Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (RHOI) menjelaskan, Samboja Lestari karena salah satu program dari Borneo Orangutan Survival Foundation. Tempat ini menjadi sekolah untuk orangutan sebelum dilepasliarkan.

"Ada 600 orangutan yang tinggal di seluruh hutan Kalimantan. Tapi di Kalimantan Timur terdapat 121 orangutan yang harus dididik sampai lulus. Selama tahun 2019 sudah ada 21 orangutan yang dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen," kata Aldrianto di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (5/12/2019).

Aldrianto menuturkan, ada dua jenis gen orangutan di Kalimantan, yakni Pongo Abelii dan Pongo Pygmaeus. Untuk di Kalimantan Timur, gen aslinya orangutan yakni Pongo Abelii.

Orangutan tersebut bisa "sekolah" di sana karena dulunya tidak tinggal di habitat hutan asli. Melainkan mereka tinggal dengan manusia serta menjadi orangutan yang sering main sirkus.

Melainkan mereka tinggal dengan manusia serta menjadi orangutan yang sering main sirkus.

Bahkan saat menerima orangutan tersebut, kondisinya tidak semuanya sehat. Ada yang terkena penyakit menular, cacat karena ditembak, serta berbagai masalah lain yang kerap menimpa orangutan. Sungguh memprihatinkan!

"Untuk memantau kesehatan, orangutan wajib skrining kesehatan setahun sekali. Sebelum dilepasliarkan, dipastikan orangutan sehat dan asli dari Kalimantan Timur

Untuk mengetahui identitas orangutan, dipasang satu chip di dalam tubuhnya. Gunanya pun agar bisa membedakan dengan gen orangutan dari Kalimantan Tengah. Aldrianto menambahkan, orangutan memang menjadi satwa yang dilindungi. Sayangnya saja habitat hutannya banyak yang tidak dilindungi.

Maka perilaku orangutan yang seharusnya tinggal di hutan pun tidak sesuai dengan aslinya. Orangutan harus sekolah selama 7 tahun agar perilakunya bisa berubah, sekaligus kesehatannya terjaga.

"Kami concern melindungi orangutan di area hutan seluas 1852 hektar. Dulu area ini hanya ditumbuhi alang-alang. Namun akhirnya tahun 2000 diubah jadi hutan yang menjadi habitat baru orangutan," sambung Aldrianto.

Setelah puas berjumpa dengan orangutan, saatnya Anda bisa menengok rumah baru sun bear. Membayangkan tubuhnya yang besar dan bulunya lembut.

Tapi awas, jangan dekat-dekat karena dengan manusia beruang madu tersebut bisa agresif. Sebabnya, beruang madu tersebut bisa "sekolah" di Samboja Lestari karena disita Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), karena beruangnya bekas peliharaan manusia atau main sirkus.

"Di sini ada 65 sun bear, kondisinya semua sama. Mereka trauma karena jadi korban bullying manusia, main sirkus atau diperlakukan manusia tidak semestinya," terang Aldrianto.

Karena beruang berbulu hitam ini benar-benar agresif dan cenderung suka uring-uringan.

Saat Okezone merapat ke kandangnya, duh bikin deg-degan. Karena beruang berbulu hitam ini benar-benar agresif dan cenderung suka uring-uringan.

Kalau penasaran dengan kawasan sekolah orangutan dan beruang madu, Anda bisa berwisata ke Samboja Lestari. Tak hanya berjumpa dengan satwa liar di habitatnya, tapi juga bisa menambah pengetahuan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini