Viral Video Bocah Down Syndrome Hibur Temannya yang Idap Autisme

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 08 Desember 2019 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 612 2139296 viral-video-bocah-down-syndrome-hibur-temannya-yang-idap-autisme-Vm1qY2pLjY.jpg Anak down syndrome hibur temannya (Foto: Jalisco Oculto/Facebook)

BEBERAPA waktu lalu beredar rekaman video yang berhasil menyentuh hati seluruh dunia. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang bocah laki-laki dengan kondisi down syndrome tengah menghibur teman sekelasnya yang mengidap autisme.

Rekaman ini diabadikan oleh seorang guru salah satu sekolah di Meksiko, Amerika Utara. Bocah laki-laki down syndrome itu meletakkan tangan dan membelai rambut temannya yang sedang kesusahan. Ia bahkan ikut menyeka air mata temannya yang menangis.

Video menyentuh hati ini menjadi viral di media sosial usai dibagikan ke akun Facebook beberapa waktu lalu. Dengan cepat video ini dilihat sebanyak 145 ribu kali dan mendapatkan 10 ribu komentar dari para netizen.

 Dua anak laki-laki

Tak hanya melalui Facebook, beberapa media sosial lainnya seperti Reddit dan Twitter pun ikut membagikan video ini. Banyak netizen yang mengomentari sifat baik hati bocah down syndrome tersebut.

“Keponakan saya menderita down syndrome. Saya mencantumkannya dalam tanda kutip karena tidak ada hal buruk tentang itu. Saya belum pernah melihat seseorang dengan kemampuan berempati seperti dia. Anak-anak ini benar-benar memiliki kebesaran hati, mereka begitu murni,” ucap seorang netizen.

“Anda tidak pernah dipeluk hingga Anda dipeluk oleh seseorang dengan down syndrome, mereka memeluk para ahli. Orang-orang cantik dan indah yang kita semua dapat pelajari,” ucap netizen lainnya sebagaimana dikutip VT, Minggu (8/12/2019).

Tak hanya itu, beberapa netizen lainnya pun turut membagikan pengalaman pribadi mereka usai melihat video mengharukan tersebut. Beberapa dari mereka memiliki anggota keluarga dengan down syndrome.

 Dua anak laki-laki

“Saya memiliki saudara laki-laki down syndrome yang sekarang berusia 61 tahun. Dia telah membawa kegembiraan besar kepada saya, keluarga saya dan siapa saja yang berhubungan dengannya. Mereka memiliki begitu banyak empati dan cinta untuk semua orang,” cetus seorang netizen.

“Down syndrome bukan penyakit dan oleh karena itu orang-orang dengan penyakit ini tidak menderita dan mereka juga bukan korban dari kondisi mereka,” tulis Asosiasi Down syndrome.

Down syndrome hanya bagian dari orang tersebut. Orang dengan down syndrome adalah individu yang unik dan harus diakui sebagai orang pertama dan diutamakan. Sangat penting untuk mengenal orang tersebut terlebih dahulu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini