nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Tanda Suami Anda Seorang Hiperseks

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 21:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 485 2139761 4-tanda-suami-anda-seorang-hiperseks-kl4zYMnhwh.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Bercinta dapat membawa kenikmatan tersendiri bagi pasangan suami istri. Tapi terkadang, ada masalah yang membayangi kegiatan seksual tersebut. Salah satunya adalah hiperseks atau kecanduan bercinta.

Kecanduan bercinta atau hiperseks mengacu pada suatu kondisi saat seseorang memiliki dorongan seksual luar biasa intens. Orang tersebut juga mungkin memiliki obsesi yang tidak sehat dengan kegiatan seksual. Obsesi ini mungkin membuatnya berperilaku seksual berisiko dengan konsekuensi berbahaya.

Baik pria maupun wanita memiliki kemungkinan untuk memiliki kecanduan bercinta. Namun hal ini lebih sering terjadi pada pria. Hiperseks dapat berdampak pada kehidupan pribadi dan pekerjaan yang mengarah ke kesusahan signifikan serta perasaan malu.

Tidak menutup kemungkinan pasangan Anda juga mengalami kecanduan bercinta. Melansir The Health Site, Senin (9/12/2019), inilah tanda-tanda suami kecanduan bercinta atau hiperseks:

 Laki-laki dan perempuan

1. Tidak lagi menunjukkan ketertarikan

Jika pasangan tiba-tiba mulai membuat alasan agar tidak melakukan kegiatan bercinta, hal ini perlu diwaspadai. Kecanduan seks dapat membuat pria kehilangan minat pada pasangannya. Hal ini dikarena energi seksualnya bergerak ke arah yang berbeda. Tidak adanya penggabungan keinginan dapat melukai hubungan dan juga dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

 

2. Penampilannya di tempat tidur terlihat menderita

Seorang yang hiperseks biasanya terlalu tertarik pada pornografi. Saat tidak adanya visual dan rangsangan yang biasa dilihat, ia mungkin tidak dapat mengembangkan dan mempertahankan ereksi. Hal ini dapat menyebabkan disfungsi ereksi, menunda ejakulasi, dan dapat memengaruhi penampilannya di tempat tidur.

 

3. Menghabiskan banyak waktu untuk kegiatan seksual

Segala jenis aktivitas seksual bisa menjadi paksaan saat seseorang mengalami hiperseks. Dirinya menghabiskan banyak waktu untuk melakukan kegiatan seksual dan tidak memiliki kendali atas perilakunya. Perilakunya sama dengan pecandu narkoba. Pecandu bercinta dapat mengambil risiko dan menikmati perilakunya dengn cara melakukan kegiatan seksual pada siapapun selain pasangan. Tentunya hal ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit menular seksual.

4. Menghindari tanggung jawab

Seorang hiperseks membutuhkan lebih banyak waktu untuk kegiatan seksualnya. Mereka akan sering melupakan tanggung jawabnya yang mulai terlihat pada hubungan dan kehidupan profesional. Dirinya juga berusaha menghindari tanggung jawab baru karena akan mengganggu waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas seksualnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini