nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Telefon Customer Service 24 Ribu Kali, Pria Jepang Ini Ditangkap Polisi

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 20:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 09 612 2139804 telefon-customer-service-24-ribu-kali-pria-jepang-ini-ditangkap-polisi-i8BaiicYhC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Menghubungi petugas customer service, untuk mengeluhkan perihal layanan yang diterima sebagai pelanggan adalah hal yang biasa.

Namun menjadi hal yang tidak biasa, jika menghubungi customer service sudah dalam intensitas terlalu sering. Bahkan totalnya mencapai puluhan ribu kali.

Percaya atau tidak, menelfon customer service dengan total panggilan hingga puluhan ribu kali ini benar-benar dilakukan oleh seorang pria berusia 71 tahun asal Saitama, Jepang.

 Perempuan tersenyum

Ialah Akitoshi Okamoto yang seperti dilansir Odditycentral, Senin(9/11/2019) dilaporkan telah menghubungi layanan customer service dari perusahaan penyedia jasa provider ponsel di Jepang, KDDI dengan total sebanyak 24.000 kali dalam kurun waktu dua tahun. Ia mengeluh soal pelayanan jasa si perusahaan provider sekaligus menuntut permohonan maaf dari KDDI.

Bagaimana tidak mencapai 24.000 panggilan? Pasalnya, di bulan Oktober saja, Akitoshi tercatat telah mengadu melalui panggilan ke customer service sebanyak 411 kali hanya dalam kurun waktu satu pekan saja untuk protes mengapa ponselnya tidak bisa menangkap gelombang tayangan siaran radio.

Tercatat telah menelfon sebanyak 24.000 kali selama dua tahun, artinya dalam satu har rata-rata Akitoshi telah menelfon customer service KDDI sebanyak 33 kali. Tidak tahan karena dihubungi terus-menerus, awalnya perusahaan provider besar dan ternama Jepang tersebut tidak mau menuntut Akitoshi.

Namun akhirnya tuntutan tersebut dilayangkan pada Akitoshi, ketika perusahaan merasa frekuensi pengaduan menjadi terlalu berat untuk ditanggung perusahaan. Perusahaan menilai, karena mendapat 411 keluhan panggilan telepon dari pria berusia 71 tahun itu selama satu minggu akhirnya berdampak pada staf customer service pusat KDDI.

Sebab mengganggu kemampuan para staf untuk membantu klien perusahaan lain yang juga mengalami masalah. Perwakilan perusahaan akhirnya memanggil polisi setempat untuk membantu menangani situasi ini.

Akitoshi pun ditangkap pada bulan lalu, dan sekarang tengah dalam proses investigasi. Akitoshi diketahui didakwa dengan tuduhan menghalangi jalannya bisnis, yang di Jepang umumnya didefinisikan sebagai mengganggu kemampuan seseorang untuk melakukan bisnis reguler.

Well, pria berusia 71 tahun itu disebutkan menganggap dirinya sebagai korban. Melihat kasus ini, reaksi beragam datang dari masyarakat umum. Beberapa pihak menilai sebetulnya perusahaan seperti KDDI bisa menangani situasi dengan lebih baik, tapi beberapa pihak yang lain yakin bahwa Akitoshi lah yang bereaksi berlebihan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini