nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tali Pusat Janin Jangan Dikubur, Bisa untuk Sembuhkan Kanker Darah Loh

Viola Triamanda, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 16:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 10 196 2140225 tali-pusat-janin-jangan-dikubur-bisa-untuk-sembuhkan-kanker-darah-loh-tpYcJMB7UF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TALI pusat merupakan tempat bergantungnya bayi saat ia tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu selama sembilan bulan. Tali pusat juga menghubungkan bayi yang ada di dalam rahim dengan ibunya.

Fungsi yang dimiliki oleh tali pusat sangatlah vital. Tali pusat ini membawa darah yang kaya oksigen dan zat-zat gizi dari plasenta ibu ke dalam aliran darah bayi.

Karena itulah, tali pusat berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup dan memfasilitasi pertumbuhan janin. Kemudian menjelang persalinan, plasenta akan melewati antibodi melalui tali pusat sehingga memberi kekebalan terhadap bayi dan mencegah risiko infeksi sekira 3 bulan setelah kelahiran.

tali pusat berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup dan memfasilitasi pertumbuhan janin.

Biasanya, dokter akan memotong dan menjepit tali pusat bayi. Tapi itu dilakukan setidaknya 30 detik sampai satu menit sebelum penjepitan tali pusar, dengan demikian lebih banyak darah segar kaya zat besi dari plasenta mengalir ke dalam tubuh bayi.

Pentingnya peran tali pusat dan plasenta memang sudah disadari sedari dulu. Karenanya, orang tua dahulu cendrung menguburkan plasenta dan tali pusat. Mereka akan memilih tempat terbaik agar plasenta dan tali pusat tidak dimakan oleh sembarang binatang.

Tapi, seiring berkembangnya teknologi medis akhir-akhir ini, plasenta dan tali pusat bayi pun malah disimpan di sebuah tempat khusus penyimpanan.

Country Director PT Cordlife Persada Retno Suprihatin mengungkapkan, tali pusat disimpan karena darah tali pusat adalah sumber yang kaya dengan haematopoietic stem cell (HSCs), yang secara mendasar bertanggung jawab terhadap pembentukan darah dan sistem kekebalan tubuh.

Dia menambahkan, darah dari tali pusat telah dimanfaatkan sebagai sumber sel punca untuk mengatasi penyakit. Jadi, yang diambil dari tali pusat adalah darah yang ada di dalam saluran yang mengandung sel punca (stem cell).

Tali pusat mengandung sejumlah besar sel punca epithelial (EpSC) dan mesenkimal (MSC) yang telah menunjukan potensi yang luas dalam membantu memperbaiki jaringan atau organ yang cedera dan mengobati berbagai macam penyakit.

memperbaiki jaringan atau organ yang cedera dan mengobati berbagai macam penyakit.

EpSC membentuk jaringan lunak yang menghubungkan, menyokong atau mengelilingi struktur atau organ lainnya dari tubuh termasuk kornea, kulit dan hati. MSC adalah bahan pembentuk struktur jaringan dari tubuh kita seperti tulang, tulang rawan, otot, jaringan fibrosa dan lemak.

Berdasarkan penelitian, ilmu kedokteran menyatakan bahwa sel punca telah menjadi dasar dari pengobatan regeneratif yang memiliki potensi untuk mengubah obat-obatan. Diperkirakan bahwa 1 dari 3 orang dapat mengambil manfaat dari pengobatan regeneratif.

Kondisi optimal untuk mengisolasi dan mengobati MSC untuk penggunaan klinis masih sedang dikembangkan. Beberapa penelitian klinis menyatakan bahwa darah tali pusat dapat membantu pengobatan penyakit seperti autisme, kanker darah, kelainan darah, hingga gangguan sistem imun.

Darah tali pusat memang sangat penting. Ketika Anda memutuskan untuk menyimpan membran tali pusat, artinya Anda juga menyimpan sel punca yang terkandung didalamnya. Teknologi ini telah dipatenkan oleh Cordlife, penyedia layanan bank darah tali pusat terbesar di dunia.

Teknologi ini dapat mengisolasi EPSC dan MSC dari membran tali pusat. Sebaliknya, jika Anda menyimpan darah tali pusat Anda hanya akan menyimpan sel punca berjenis Hematopoietic sel saja.

Menyimpan keduanya, baik itu darah tali pusat dan membran tali pusat akan meningkatkan jumlah sumber sel punca, yang artinya akan membuka kesempatan lebih besar untuk kemungkinan aplikasi terapi di masa mendatang, semacam asuransi biologis yang dapat digunakan di kemudian hari.

“Kami melihat antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat positif terhadap layanan penyimpanan ini, sehingga pertumbuhan layanan kami pun melesat hingga double digit," tutur dia dalam keterangan tertulisnya.

pertumbuhan layanan kami pun melesat hingga double digit,

Darah tali pusat kaya akan sel punca yang dapat digunakan sebagai pilihan terapi pengobatan dimana saat ini sel punca dapat membantu terapi lebih dari 80 jenis penyakit.

Selain itu, hanya ada satu kali kesempatan untuk proses pengambilan darah tali pusat yaitu sesaat setelah proses persalinan, itulah mengapa sel punca darah tali pusat ini menjadi sangat penting dan bermanfaat untuk disimpan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini