nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Liburan Musim Dingin di Luar Negeri? Waspada 6 Masalah Kesehatan Ini

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 10 481 2140081 mau-liburan-musim-dingin-di-luar-negeri-waspada-6-masalah-kesehatan-ini-10fUhfSKwo.jpg Masalah kesehatan saat musim dingin (Foto : Shutterstock)

Menjelang akhir tahun, banyak orang yang sudah merencanakan liburan bersama keluarga maupun teman. Beberapa mungkin ada yang memilih berlibur ke negara yang tengah mengalami musim dingin. Biasanya saat musim dingin akan turun salju dan suhu udara di bawah nol derajat. Cuaca musim dingin harus menjadi perhatian karena dapat membawa masalah kesehatan.

Cuaca musim dingin dapat berdampak pada semua bagian tubuh. Ada kondisi serius yang bisa terjadi. Apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini seperti yang Okezone rangkum dari The Sun :

1. Serangan jantung

Penelitian terbaru dari Lund University di Swedia mengungkapkan orang-orang yang terpapar cuaca musim dingin lebih mungkin mengalami serangan jantung. Berdasarkan data, rata-rata serangan jantung per hari naik secara signifikan ketika cuaca dingin dibandingkan dengan cuaca hangat. Serangan jantung bisa terjadi ketika suhu rata-rata di bawah nol.

Peneliti menduga tingginya serangan jantung selama cuaca dingin dikarenakan tubuh merespons rasa dingin dengan membatasi pembuluh darah sehingga mengurangi kehangatan kulit dan meningkatkan aliran darah melalui arteri. Saat cuaca dingin, tubuh juga mungkin menggigil dan detak jantung meningkat untuk membuat tetap hangat. Hal ini dapat menambah tekanan ekstra pada jantung.

Serangan Jantung

2. Gumpalan darah

Perubahan suhu yang tiba-tiba menyebabkan tekanan panas bagi tubuh. Hal ini membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu konstannya. Penelitian telah menunjukkan kondisi ini bisa menyebabkan pembekuan darah yang berbahaya selama musim dingin. Infeksi saluran pernapasan yang lebih sering terjadi di musim dingin juga meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah. Selain itu, cuaca dingin mungkin membuat pembuluh darah menyempit sehingga bisa menyebabkan terbentuknya gumpalan darah.

3. Eksim

Suhu rendah dan sistem pemanas sentral yang menyala sering menyebabkan eksim selama musim dingin karena kondisi kulit yang memburuk. Eksim bisa bertambah parah apabila sering mandi air panas yang mengupas minyak kulit alami.

4. Berat badan bertambah

nimbang

Penelitian baru-baru ini mengungkapkan sel-sel tubuh menyimpan lebih banyak lemak ketika tidak terpapar sinar matahari. Hal inilah yang membuat kenaikan berat badan sering terjadi di musim dingin.

5. Depresi musim dingin

Di negara yang memiliki musim dingin, waktu siang hari akan berjalan lebih cepat. Hal ini membuat orang-orang mengalami gangguan afektif musiman (SAD) yang dapat menyebabkan suasana hati buruk, perasaan putus asa, tidak berharga, dan lesu.

depresi

6. Asma

Untuk anak-anak dan orang dewasa, asma biasanya jauh lebih sulit dikendalikan selama musim dingin. Hal ini dikarenakan udara dingin dan kering dapat mengiritasi gelombang udara. Pada gilirannya akan menyebabkan otot-otot di dalamnya kejang. Cuaca dingin, pilek dan flu, serta infeksi jamur lebih sering terjadi dapat memicu serangan asma yang mengancam jiwa.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini