nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Frustrasi Kerjakan PR, Bocah Ini Nekat Telan Koin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 23:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 10 612 2140394 frustrasi-kerjakan-pr-bocah-ini-nekat-telan-koin-WY8Mb0ahUR.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pekerjaan rumah atau PR, bisa menjadi mimpi buruk setiap siswa. Mereka akan mengerahkan berbagai cara untuk menghindari pekerjaan yang satu ini. Bahkan seorang bocah ada yang rela menelan uang koin agar bisa berpura-pura sakit dan tidak mengerjakan PR.

Sayang niat sang bocah untuk berpura-pura sakit malah mengantarkannya ke rumah sakit. Bocah perempuan berusia delapan tahun asal Hunan itu dilarikan ke rumah sakit pada 2 Desember 2019 setelah aksi menelan koin.

 Perut

Bocah yang namanya tidak disebutkan namanya itu mulai mengerjakan tugasnya setelah makan malam, sayangnya ia tak kunjung menyelesaikan seluruh tugasnya hingga pukul 11 malam.

“Saya mendengar banyak anak bermain dengan gembira di lantai bawah. Saya ingin bermain dengan mereka, tetapi ibu saya mengatakan harus mengerjakan pekerjaan rumah dahulu,” ucap bocah perempuan itu, sebagaimana dilansir Asia One, Selasa (10/12/2019).

Putus asa dengan nasibnya, bocah itu pun akhirnya mencari jalan keluar untuk menyelesaikan tugasnya. Bocah tersebut menemukan koin satu yuan atau sekira Rp2 ribu di dalam laci dan langsung menelannya. Usai menelan koin tersebut, ia langsung memberi tahu orangtuanya tentang hal yang dilakukannya.

Ia berpikir dengan menelan koin tersebut, maka akan membebaskannya dari PR yang tak kunjung selesai. Merasa khawatir dengan kesehatan putrinya, sang orangtua segera membawanya ke rumah sakit tempat gastroskopi dan CT scan. Hasilnya menunjukkan bahwa koin tersebut sudah masuk ke dalam perutnya.

Beruntung koin tersebut berhasil dikeluarkan keesokan paginya oleh seorang dokter bernama Shen Yueming. Ia menggunakan jerat endoskopi ketika sang bocah dibius.

Ternyata kasus anak frustrasi akibat pekerjaan rumah bukan hanya terjadi kali ini saja. Beberapa orangtua lain di China juga menyatakan frustrasinya akibat PR sang anak yang terlalu sulit dan menantang.

Bulan lalu seorang ibu menderita serangan jantung karena stres dalam menjelaskan soal matematika kepada putranya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini