Salah Tiru Gaya Hidup Orang Luar Negeri, Prevalensi Penyakit Kritis di Masyarakat Bertambah

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 11 Desember 2019 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 481 2140813 salah-tiru-gaya-hidup-orang-luar-negeri-prevalensi-penyakit-kritis-di-masyarakat-bertambah-fhiS94116E.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ia menekankan, penyakit kritis menyebabkan multi effect. Tak hanya ke pasien tapi juga keluarganya. Ambil contoh biaya pengobatan pasien kanker yang sangat tinggi.

Biaya yang dikeluarkan oleh pasien umum untuk pengobatan, radioterapi, kemoterapi, dan sebagainya bisa mencapai minimal Rp200 juta. Apabila pasien tidak mampu, biaya pengobatan tentu menjadi beban.

"Contoh dulu di Makassar saya pernah tahu ada pasien yang didiagnosis terkena kanker nasofaring. Lalu dia mengumpulkan semua keluarga dan bertemu dengan dokter. Mereka bertanya soal harapan hidup dan biaya yang harus dikeluarkan," ujar dr Rizal.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini