Lamaran Ekstrem Next Level, Dilakukan saat Perampokan!

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 612 2140817 lamaran-ekstrem-next-level-dilakukan-saat-perampokan-IP7N6m7bmN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

CARA seseorang melamar kekasihnya memang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari yang biasa saja asmpai dengan yang luar biasa.

Biasanya, lamaran tersebut akan berlangsung secara romantis, misalnya berduaan di pinggir pantai sambil menikmati matahari tenggelam atau candle light dinner. Tapi, tidak untuk Ray Giuliano kala melamar sang kekasih tercinta.

Alih-alih melamar sang kekasih hati dengan cara yang romantis, Ray memilih melamar kekasihnya dengan cara unik, yakni membuat sebuah aksi perampokan.

Memang terdengar ekstrem, tapi Ray nampak serius dengan aksi perampokan tersebut. Tentu saja, aksi perampokan ini adalah perampokan rekayasa yang semua terlibat di dalamnya sudah di-setting sedemikan rupa sesuai rencana.

Memang terdengar ekstrem, tapi Ray nampak serius dengan aksi perampokan tersebut.

Lamaran memacu adrenalin berkedok aksi perampokan ini dilakukan Ray di salah satu toko minimarket, berlokasi di Erie County, New York. Guna memuluskan aksinya ini, dia bersengkongkol bersama pemilik toko minimarket dan si perampok palsu serta petugas kepolisian setempat yang sudah diberitahu sebelumnya.

Bahkan, minimarket tersebut sengaja ditutup untuk umum, agar orang-orang biasa tidak masuk ke dalam toko. Demikian seperti diwarta Foxnews.

Di tayangan video CCTV, lamaran dengan aksi perampokan ini dimulai dengan kehadiran seorang pria yang muncul di minimarket lengkap membawa senjata tajam (palsu) yang hendak merampok minimarket.

Kemudian, sang perampok palsu tersebut mengikuti Ray dan sang kekasih. Kekasih Ray pun langsung ketakutan begitu tahu diikuti oleh seorang perampok bersenjata tajam.

Dalam tayangan video, terlihat kekasih Ray begitu ketakutan dan langsung meringkuk di lantai sembari memohon untuk tidak ditembak oleh si perampok.

Kekasih Ray pun langsung ketakutan begitu tahu diikuti oleh seorang perampok bersenjata tajam.

Perampok tersebut kemudian “menyandera” Ray serta kekasihnya. Dia kemudian sengaja bertanya kepada kekasih Ray, apakah benar dirinya adalah pacar Ray, sambil menyebutkan kenapa ia tidak melihat ada cincin yang melingkar di jari tangan.

Kemudian Ray pun menjawab bahwa mereka belum menikah dan menjadi pasangan suami-istri. Aksi “perampokan” palsu pun berlanjut, dengan sang perampok gadungan tiba-tiba merogoh tas yang ia bawa dan memberikan cincin kepada Ray.

Adegan selanjutnya, tentu saja dilanjutkan dengan adegan Ray memberikan cincin tersebut untuk melamar kekasih tercintanya, yang sudah dalam keadaan menangis ketakutan.

Walau sempat ketakutan sampai menangis, untungnya kekasih Ray menerima lamaran Ray. Meskipun ia bergurau, bahwa ia akan “membunuh” Ray karena telah membuat acara lamaran menakutkan ini.

Setelah lamaran dengan aksi perampokan palsu Ray sendiri mengaku ia telah meminta maaf sebanyak 7293 kali kepada tunangannya. Tidak hanya itu, sebagai gantinya, Ray juga telah melamar kembali kekasihnya dengan lamaran yang romantis dan normal kali ini.

Ray melamar kembali, melamar untuk kedua kalinya sang kekasih dengan romantis di atas jembatan yang berlokasi di Central Park, Manhattan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini