Kencan Online via Facebook, Wanita Ini Ditipu Rp1,2 Miliar

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 196 2141114 kencan-online-via-facebook-wanita-ini-ditipu-rp1-2-miliar-6pv2NzIKgE.jpg Kencan online (Foto: Headtopics)

SEORANG wanita yang tidak memiliki pekerjaan, kehilangan uangnya sebesar Rp 1,2 Miliar selama satu tahun setelah kencan dengan seorang pria yang mengaku tinggal di Amerika Serikat melalui Facebook.

Korban yang hanya ingin dikenal sebagai Lee, mengatakan dia bertemu dengan pria yang hanya ingin dikenal sebagai Kenneth Cheung melalui Facebook pada Oktober tahun lalu. Dia pun akhirnya berhubungan jarak jauh atau sudah bisa dikatakan pacaran alias kencan.

Kencan online

Dilansir dari New Straits Times, perempuan berusia 50 tahun tersebut mengatakan, "Setelah beberapa minggu, Kenneth memberi tahu saya bahwa dia ingin mengirimi saya hadiah dalam bentuk perhiasan, jam tangan, pakaian dalam, dan telepon genggam senilai total Rp2,6 Triliun,"

“Saya kemudian dihubungi oleh seorang pria yang mengaku sebagai agen bea cukai yang mengatakan barang-barang telah disita dan Kenneth telah ditangkap oleh Departemen Imigrasi," lanjutnya.

Lee menjelaskan sang agen mengatakan kepadanya agar melakukan serangkaian pembayaran untuk melepaskan barang-barang dan membebaskan Kenneth, yang belum pernah bertatap muka secara langsung dengannya dan hanya berkomunikasi melalui video call.

Kencan online

"Pada bulan Desember tahun lalu, saya mengajukan polisi setelah saya gagal mendapatkan barang meskipun melakukan pembayaran."

Namun, Lee masih percaya bahwa Kenneth adalah orang yang tulus dan dia ditipu oleh "agen pajak" yang terus menuntut pembayaran darinya. Selama satu tahun, Lee melakukan total pembayaran Rp 1,2 M melalui berbagai rekening bank. Dia menjual rumahnya di Masai seharga Rp775 juta dan meminjam dari anggota keluarganya untuk melakukan pembayaran.

Lee berbicara kepada media setelah meminta bantuan dari anggota dewan Stulang Andrew Chen. Dia juga mengajukan laporan lain di kantor polisi Larkin tentang masalah ini. Sementara itu, Chen mendesak masyarakat untuk berhati-hati ketika bertemu orang asing secara online yang menawarkan hadiah.

“Jika Anda mengenal anggota keluarga Anda yang mungkin telah menjadi korban penipuan ini, bantu mereka untuk melaporkan kepada pihak berwenang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini