Peserta BPJS Kesehatan Bisa Turun Kelas Tanpa Repot

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 481 2141025 peserta-bpjs-kesehatan-bisa-turun-kelas-tanpa-repot-S4YW8JfZT3.jpg Ilustrasi BPJS (Foto: Source)

TAK dapat dipungkiri saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mampu untuk membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Alhasil banyak peserta yang menunggak iuran JKN-nya yang berujung meningkatnya utang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Merespon hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menerapkan program baru untuk membantu para peserta yang mengalami kendala dalam membayar iuran BPJS. Program ini bernama jemput bola Mobile Customer Service (MCS).

BPJS Kesehatan

Melalui MCS ini masyarakat kini dapat lebih mudah menjangkau dan mengakses pelayanan kepersertaan program JKN-KIS. Salah satu yang menjadi fokus perhatian BPJS adalah kemudahan bagi para peserta untuk turun kelas agar iurannya sesuai dengan kemampuan membayar masyarakat.

“Jadi kami ada program BPJS jemput bola kaitannya dengan proses penyesuaian iuran. Jadi kami ingin ada alternatif bagi masyarakat terutama dalam program BPJS yang namanya Praktis. Praktis itu Perubahan Kelas Perawatan Tidak Sulit,” terang Fachmi, di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

 Turun kelas

Sebenarnya program turun kelas ini sudah ada sebelumnya. Namun saat ini BPJS memberikan kemudahan bagi para pesertanya untuk turun kelas sesuai dengan kemampuan ekonominya tanpa harus memenuhi syarat satu tahun menjadi peserta aktif. Program ini dimulai pada 9 Desember 2019 sampai 30 April 2020.

 “Jadi misal, Saya ketemu ibu tadi, saya tanya selama ini ibu kelas dua. Satu kartu keluarga (KL) 4 orang, dengan iuran Rp51 ribu/orang. Maka beliau bayar Rp200 ribu lebih ditambah administrasi. Jika beliau ingin turun kelas tiga maka akan dikenakan iuran Rp42 ribu/orang jadi total Rp160 ribu satu keluarga. Kita mudahkan saja,” lanjutnya.

Lebih lanjut Fachmi mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS saat turun kelas. Ia memastikan pelayanan medis kepada masyarakat akan tetap terjaga kualitasnya.

“Kualitasnya gak akan turun. Ini hanya bagian sosialisasi kita dalam program BPJS jemput bola. Kami mau mempermudah masyarakat, jadi biar kami aja yang bergerak ke masyarakat. Jadi selain pergi ke kantor cabang sesuai lokasi, masyarakat gak repot apabila ingin turun kelas,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini