Izin Edar Obat Bakal Pindah ke Kemenkes, BPOM Minta Pemerintah Pikir Ulang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 13 481 2141633 izin-edar-obat-bakal-pindah-ke-kemenkes-bpom-minta-pemerintah-pikir-ulang-mYdpUWwNrH.jpg Ilustrasi obat. (Foto: Conversation)

WEWENANG izin edar obat yang tadinya dipegang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akan beralih ke tangan Kementerian Kesehatan. Namun rencana ini masih banyak pro dan kontra dari para stakeholder terkait.

Sebabnya, masih organisasi farmasi di Indonesia menolak keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Padahal Menkes Terawan membuat keputusan tersebut punya tujuan khusus.

 obat

Menkes Terawan menyebut keputusan tersebut diambil dalam upaya meningkatkan efisiensi supaya lebih cepat dalam hal pre-market. Artinya, sebelum obat tersebut dipasarkan di masyarakat, obat masih memerlukan uji klinis.

Proses uji klinis sendiri terbilang sangat panjang. Karena masyarakat juga membutuhkan kualitas terbaik sesuai efikesinya saat membeli obat di pasaran. 

Mengetahui hal tersebut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny Kusumastuti Lukito enggan berkomentar. Ia hanya meminta pemerintah melihat ulang seluruh kinerja yang telah dilakukan oleh BPOM.

“Saya tidak berkomentar tentang hal itu. Keputusan pemerintah akan terjadi setelah ada dialog dari semua pihak. Keputusan pemerintah pasti dihasilkan dari suatu dialog yang dilakukan oleh seluruh pelaku usaha karena implikasinya besar,” terang Penny, dalam acara Ekspor Produk Curcuma PT Soho Industri Pharmasi, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

 penny lukito

Penny pun mengaku tidak khawatir, karena BPOM akan mendukung penuh apapun keputusan yang dikeluarkan pemerintah. Khususnya terkait izin edar obat di Indonesia yang harus diproses sebelum dipasarkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini BPOM pun telah fokus pada percepatan perizinan terhadap setiap obat yang diajukan oleh perusahaan. Setiap perusahaan farmasi pun tidak merasakan kesulitan setiap akan mengajukan izin edar obat kepada BPOM.

“BPOM sudah banyak sekali melakukan percepatan dan itu sudah dirasakan oleh para pelaku usaha," beber Penny.

ilustrasi obat

Saat ini, sambung Penny, BPOM telah melakukan penyederhanaan hilirisasi percepatan perizinan. Menurutnya, prosesnya tergolong cepat dan tidak menyusahkan banyak perusahaan farmasi.

"Langkah ini adalah bagian dari reformasi birokrasi dan akan terus berlanjut dengan tujuan mendukung investasi, industri dan kemandirian obat,” tuntas Penny.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini