Ladies, Begini Trik Merintis Bisnis agar Penghasilan Mengalir Setiap Bulan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 13 612 2141713 ladies-begini-trik-merintis-bisnis-agar-penghasilan-mengalir-setiap-bulan-SkU7fsii7m.jpg Helga Angelina berbagi tips bisnis di era digital. (Foto: Dimas/Okezone)

PEREMPUAN zaman now pasti banyak yang ingin merintis bisnis di era digital. Selain kerjanya fleksibel, penghasilan pun tetap mengalir setiap bulan.

Anda pasti membutuhkan tips mudah untuk merintis bisnis di era digital. Seperti yang dipaparkan secara langsung oleh Helga Angelina selaku pendiri dan CEO Burgreens.

Helga ditunjukan menjadi salah satu narasumber perhelatan 'Woman Is Me' hasil kolaborasi Okezone.com, MeTube.id dan Bank BTN, resmi digelar di Kuningan City, Jakarta Selatan. Acara yang mengusung konsep women empowerment ini berlangsung selama dua hari mulai hari ini Jumat 13 Desember sampai Sabtu 14 Desember 2019.

 helga angelina

Dalam acara tersebut, pengunjung tidak hanya disuguhkan oleh beragam penawaran menarik yang ditawarkan oleh sejumlah brand dan produk kecantikan, tetapi juga mendapat ilmu sekaligus informasi baru dari para narasumber.

Sebagai salah satu sosok entrepreneur muda yang sukses menembus industri kuliner Nusantara, Helga memang tak pernah sungkan membagikan cerita dan pengalamannya dalam merintis bisnis kuliner.

Nah, pada perhelatan Woman Is Me tahun ini, Helga mendapatkan sebuah pertanyaan menarik dari salah seorang pengunjung seputar tips dan trik mengelola bisnis bersama pasangan. Kebetulan, dia menjalankan Burgreens bersama sang suami tercinta.

 helga angelina

Helga tidak memungkiri bahwa mengelola bisnis bersama pasangan sangat rentan mengalami permasalahan miskomunikasi. Untuk mengakalinya, setiap pasangan harus memiliki komitmen yang kuat, dan memperjelas boundary atau batasan-batasan tertentu agar tidak memicu terjadinya kesalahpahaman.

"Kalau aku lebih membagi boundary atau wilayah yang sangat jelas. Misalnya untuk urusan bisnis aku yang kelola, sementara urusan dapur dipercayakan ke suami. Dengan demikian, untuk urusan bisnis, aku yang memegang keputusan, namun suamiku juga bisa memberikan input, begitupun sebaliknya," terang Helga.

Selain itu, diperlukan pula sistem dan manajemen yang jelas agar nantinya urusan bisnis ini tidak berdampak pada hubungan rumah tangga. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan rapat secara rutin dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

"Kalau saya dan suami selalu mengadakan weekly meeting, bod meeting, pokoknya diusahakan strukturnya seprofesinal mungkin," tegas Helga.

Di sisi lain, Helga menganjurkan agar setiap pasangan mengetahui batasan-batasan tertentu, kapan mereka bisa berdiskusi soal bisnis, dan kapan mereka harus berhenti membicarkannya.

Hal ini sangat penting agar hubungan suami istri tetap berjalan harmonis dan bahagia. Contoh kecilnya, Helga dan suaminya berkomitmen tidak boleh membicarakan bisnis saat sarapan pagi bersama, atau ketika beranjak ke atas tempat tidur.

"Kami ada komitmen bersama, pagi-pagi enggak ngomongin bisnis. Pulang kerja atau dinner baru boleh ngomongin bisnis. Tapi setelah dinner enggak boleh ngomongin lagi, kecuali yang urgensi. Kita harus pandai-pandai membuat aturan main, dan juga harus saling menghormati," tegas Helga.

Tips terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah kejujuran. Banyak pasangan yang akhirnya memutuskan untuk berpisah, karena mereka gagal mengelola bisnisnya.

Pemicunya tidak lain dan tidak bukan, karena salah satu pasangan cenderung memendam perasaan dan tidak pernah berani mengutarakan pendapatnya. Lagi-lagi hal ini berkaitan dengan komunikasi.

"Kenapa banyak couple-couple yang gagal? Karena mereka gak bisa jujur, banyak mendem dan enggak diungkapin. Tiba-tiba dia minta cerai atau berhenti dari bisnis," ujar Helga.

"Kalau saya dari awal merintis bisnis sudah melatih bagaimana komunikasi saya dengan suami bisa terbuka dan jujur. Caranya dengan berdiskusi secara diplomatis dan benar-benar menjadikannya sebagai rekan bisnis. Jangan karena kita dekat dengan dia, jadi boleh semena-mena. Harus saling menghormati satu sama lain," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini