nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Pramugari Manchester dari Selamatkan Penumpang Kini Kena Kanker

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 11:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 15 612 2142107 kisah-pramugari-manchester-dari-selamatkan-penumpang-kini-kena-kanker-tZv00RhBja.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PRAMUGARI seringkali diidentikkan sebagai profesi yang penuh gengsi dan terlihat sangat wah di mata orang awam. Namun tidak banyak yang tahu bahwa pramugari mengemban tanggung jawab berat dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan para penumpang pesawat.

Seperti sebuah kisah inspiratif yang dibagikan oleh Joanna Toff. Nama Joanna mulai dikenal publik berkat aksi heroiknya menolong salah seorang penumpang saat insiden jatuhnya pesawat Boeing 737 di Bandara Manchester, pada 1985 lalu. Insiden tersebut diketahui menelan korban jiwa hingga 55 orang.

Saat kejadian berlangsung, Joanna nekat merangkak di tengah asap demi menolong beberapa penumpang yang masih terjebak di dalam pesawat. Berkat keberaniannya itu, Joanna dianugerahi penghargaan khusus yakni, Queen's Gallantry Medal.

Berkat keberaniannya itu, Joanna dianugerahi penghargaan khusus yakni, Queen's Gallantry Medal.

Setelah kurang lebih 34 tahun berlalu, ibu dua anak itu akhirnya kembali ke Manchester, Inggris untuk menggalang dana yang rencananya akan disumbangkan kepada para penderita kanker.

"Kami memutuskan pindah ke Prancis untuk memulai hidup baru, setelah semua yang terjadi. Aku sangat mencintai kehidupan di Prancis, dan aku berpikir, ketika kamu berhasil selamat dari suatu insiden, kamu tidak boleh kenangan tersebut mendominasi kehidupanmu," tutur Joanna seperti dilansir Okezone dari manchestereveningnews, Minggu (15/12/2019).

"Aku sebetulnya masih kurang nyaman berbicara tentang insiden itu, tapi aku merasa bersyukur bisa selamat dari insiden tersebut dan sembuh total dari penyakit kanker," tambahnya.

Joanna menambahkan, sejak insiden tersebut ia masih harus menanggung rasa sedih yang teramat dalam setelah ditinggal ibu dan beberapa sahabat terdekatnya karena kanker.

Itulah sebabnya, Joanna memutuskan kembali ke Manchester untuk meningkatkan kesadaran warga Inggris terhadap bahayanya penyakit kanker. Ia juga mengikuti Manchester Race For Life karena ingin menggalang dana untuk mereka yang membutuhkan.

Manchester Race For Life karena ingin menggalang dana untuk mereka yang membutuhkan.

"Aku ingin memberikan sesuatu untuk warga Inggris, karena aku berhutang nyawa pada Cancer Research UK," tegasnya.

Niat baik Joanna, disambut baik oleh salah satu pengurus Manchester Race For Life, Vicky Hope. Ia menyebut Joanna sebagai sosok pahlawan yang sesungguhnya karena tertarik untuk mengambil bagian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial, terutama menyangkut penyakit kanker. "Dia adalah inspirasi bagi para wanita yang sedang berjuang melawan kanker," kata Vicky.

Sedikit kisah tentang Joanna Toff, mantan pramugari yang kini sibuk menjadi ibu rumah ini, merupakan sosok pahlawan bagi sejumlah penumpang yang berhasil ia selamatkan pada insiden 1985 silam, termasuk seorang gadis kecil yang terjebak di bawah kursi pesawat.

Setelah insiden tersebut, Joanna memutuskan untuk resign dan memulai kehidupan baru Prancis. Pada tahun 1997, Joanna didiagnosa mengidap kanker payudara. Saat ini ia dinyatakan sembuh total, karena telah menjalani operasi mastectomy di Stepping Hill Hospital, Stockport.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini