nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Cuma Pikirin Catering Resepsi, Tes Kesehatan Sebelum Nikah Lebih Penting

Adityo Bagas, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 20:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 16 481 2142560 jangan-cuma-pikirin-catering-resepsi-tes-kesehatan-sebelum-nikah-lebih-penting-UrWpkt8Qe8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEBELUM menikah, calon pengantin pasti sibuk memikirkan gedung resepsi, catering, serta tata rias pengantin. Padahal melakukan tes kesehatan pra-nikah justru lebih penting!

Pasangan wajib melakukan tes kesehatan pra nikah, karena dapat membantu dan menjaga kesehatan satu sama lain. Kegiatan ini juga menjadi investasi kehidupan di masa depan.

Dilansir Okezone dari Boldsky, Senin (16/12/2019), pemeriksaan kesehatan pra-nikah adalah tes penting yang membantu memberikan penilaian kesehatan. Tes ini dapat menilai calon pasangan yang akan segera menikah.

tes pra nikah

Tes ini mencakup pemeriksaan genetik dan infeksi penyakit yang menular seperti hepatitis B, C, dan HIV/AIDS. Pemeriksaan wajib dilakukan untuk mencegah risiko penularan penyakit, pada pasangan dan keturunannya nanti.

Meskipun setiap orang harus menjalani pemeriksaan kesehatan preventif sekali setiap tahun, pemeriksaan pra-nikah tetap harus dilakukan. Paling tidak lakukan antara rentang waktu 6 bulan hingga mendekati bulan pernikahan Anda.

Untuk kepedulian tes pra-nikah, saat ini banyak sekali calon pasangan pengantin yang sudah melakukan. Karena ada berbagai manfaat yang didapatkan, serta untuk menghindari kemungkinan risiko kesehatan di masa depan.

Masalah kesehatan pada suatu hubungan dapat menyebabkan keduanya terkena risiko dan dampak yang sangat fatal. Terutama bagi keturunan Anda nanti.

Adapun manfaat memeriksa kesehatan pra-nikah, yaitu:

- Dapat mengidentifikasikan status kesehatan positif bagi pasangan.

- Membantu mendeteksi keberadaan penyakit menular seperti infeksi hepatitis B, C, HIV,HVC, dan penyakit seksual yang menular lainnya.

- Membantu mengidentifikasi pembawaaan gangguan genetik, untuk keturunannya, dan

- Membantu menghindari risiko kemandulan yang disebabkan ketidaksuburan pada salah satunya.

Terdapat juga tes lain yang dilakukan pasangannya, baik pria maupun wanita, yaitu:

cek tekanan darah

- Tes darah rutin dan analisi hemoglobin untuk memeriksa apakah ada kelainan darah, seperti sifat talasemia.

- Tes gula darah untuk menentukan apakah mengalami diabetes militus atau tidak.

- Tes urine, untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan saluran kandung kemih.

- Tes HBsAg, dilakukan untuk mengetahui kemungkinan mengidap hepatitis atau tidak, dan mengetahui jenis golongan darah.

- Tes rhesus, untuk mengetahui kemungkinan jenis golongan darah dari keturunannya nanti, dan mengetahui apakah ada virus-virus lainnya.

Jangan sampai lupakan tes pra-nikah tersebut ya! Daripada Anda cuma memikirkan gedung resepsi atau catering untuk tamu yang semata hanya demi gengsi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini