nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Cherry Jadi Pramugari Maskapai Internasional, Tesnya Lebih Mudah daripada Lokal

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 17:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 16 612 2142513 cerita-cherry-jadi-pramugari-maskapai-internasional-tesnya-lebih-mudah-daripada-lokal-sXwIYCfFYl.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Berawal dari dorongan orangtua dan saudaranya, Cherry (bukan nama sebenarnya) memutuskan untuk menjadi seorang pramugari. Sejak SMA, dirinya berkeinginan kuat untuk menjadi awak kabin di salah satu maskapai penerbangan. Bahkan meskipun sempat berkuliah, ia tetap berusaha meraih cita-citanya.

"Mama dan kakak-kakak aku bilang kalau jadi pramugari itu enak, cuma jalan-jalan terus dibayar. Terus aku pikir, seru juga kali ya kalau konsep kerjanya kayak gitu. Dari situ aku mulai cari-cari info open day interview dari internet dan pengalaman orang-orang yang pernah ikut interview," ujar Cherry saat diwawancara Okezone belum lama ini melalui pesan singkat.

 Foto bersama

Setelah mendapatkan berbagai informasi, dirinya mulai mencoba melamar jadi pramugari. Awal mula Cherry melamar di maskapai lokal. Namun langkahnya terjegal karena berat badannya berlebih 2-3 kg. Hal itu membuatnya hanya berhasil mengikuti interview maskapai sampai tahap ukur tinggi dan berat badan aja.

Meski begitu, Cherry tidak menyerah akan impiannya. Dirinya mencoba untuk melamar jadi pramugari di maskapai penerbangan internasional. Siapa sangka, kesempatannya malah terbuka saat ia mengikuti interview di salah satu maskapai internasional.

"Pas coba interview untuk airlines luar negeri malah bisa masuk sampai tahap one on one. Dari situ aku cobanya airlines luar negeri terus," ujar Cherry.

Ya, dirinya memang tak langsung diterima begitu interview. Kurang lebih perempuan berusia 28 tahun itu mengikuti 10 kali interview. Bahkan meskipun memiliki gelar dari kuliahnya di jurusan komunikasi, hal itu tak lantas membuat Cherry mencoba pekerjaan lain.

"Sebenarnya sempat tertarik mencoba pekerjaan di bidang aku kuliah. Tapi semenjak ikut interview-interview pramugari jadi lebih berpikir kalau pekerjaan ini tuh menarik. Jadi makin getol deh ikutin interview sana-sini meskipun sempat gagal karena waktu itu mikirnya, 'Kalau orang lain bisa, kenapa gue enggak?'," ujar Cherry.

 Infografis

Hingga saat ini, dirinya sudah menjadi pramugari selama 5 tahun. Bekerja sebagai pramugari maskapai internasional membuatnya memiliki base di Timur Tengah. Dengan begitu Cherry rutin melayani untuk penerbangan dengan rute ke semua kontingen, Amerika, Afrika, Eropa, Asia, dan Australia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini