nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tradisi Pencak Silat Masuk UNESCO, Masyarakat Wajib Ikut Lestarikan

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 22:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 17 406 2143169 tradisi-pencak-silat-masuk-unesco-masyarakat-wajib-ikut-lestarikan-LcUOZypR8d.jpg Pencak silat jadi warisan budaya dunia (Foto: Dok.Okezone)

BICARA pencak silat merupakan salah satu tradisi khas Indonesia yang telah ada sejak lama. Kemudian berkembang dari masa ke masa, ke seluruh penjuru Tanah Air, dengan keunikannya masing-masing.

Pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, yang berlangsung di Bogota Colombia sejak tanggal 9 hingga 14 Desember, menetapkan pencak silat sebagai warisan budaya dunia. Hal ini disampaikan Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof Surya Rosa Putra.

 Pencak silat

Berbagai pihak mendorong agar tradisi ini tetap terjaga hingga masa mendatang. Salah satunya yakni Asosiasi Silat Tradisi Betawi (ASTRABI), yang selalu berusaha menjaga dan melestarikan keberadaan warisan budaya leluhur tradisi silat Betawi.

Ketua Umum ASTRABI Anwar Al Batawi, mengatakan, senang sekali jika tradisi pencak silat masuk ke dalam UNESCO. Menurutnya, ditetapkan tradisi pencak silat ini punya nilai tinggi yang harus dilestarikan.

“Pemerintah dan juga masyarakat wajib untuk ikut serta menjaga dan melestarikan kebudayaan tersebut dengan sungguh-sungguh,” kata Anwar di sela acara Festival Silat Tradisi Betawi, baru-baru ini.

 Pencak silat

Lebih jauh, Anwar juga berharap adanya upaya yang serius dari pemerintah, khususnya Pemda DKI Jakarta untuk menerbitkan Pergub terkait keberadaan silat tradisi Betawi agar punya payung hukum yang jelas. Jika saja Pergub bisa diterbitkan tradisi silat dapat menjadi industri baru baik dalam sisi budaya maupun pariwisata.

"Saya yakin jika ini terjadi, banyak pihak yang akan diuntungkan. Baik dari sisi ekonomi bagi masyarakat, para praktisi silat tradisi Betawi dan juga pemerintah,” ungkap Anwar.

 Pencak silat

Kepala Suku Dinas Parwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan H Imron menambahkan, pengakuan oleh UNESCO ini merupakan penghargaan yang tak ternilai. Sehingga semua pihak harus bisa menjaga dan melestarikannya, termasuk pemerintah dan swasta,

“Kita menginginkan adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjadikan silat tradisi Betawi ini menjadi salah satu destinasi wisata di DKI Jakarta,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini