nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minum Alkohol Wajah Memerah? Waspada Ada Kerusakan Saraf!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 10:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 17 481 2142795 minum-alkohol-wajah-memerah-waspada-ada-kerusakan-saraf-tOXlvwf06r.jpg Ilustrasi (Foto : Worldofbuzz)

Tak bisa dipungkiri, minum alkohol telah menjadi budaya dan kebiasaan sebagian masyarakat di dunia. Namun pernahkah Anda merasa aneh ketika wajah mendadak berubah warna usai mengosumsi alkohol?

Mungkin hal ini terlihat wajar bagi sebagian orang, tapi kenyataannya tidak demikian. Wajah memerah setelah minum alkohol tersebut merupakan suatu pertanda bahwa terdapat kerusakan saraf pada manusia.

Studi dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Stanford menemukan bahwa wajah yang memerah disebabkan oleh mutasi pada mitokondria aldehyde dehydrogenase 2 (ALDH2). Ini merupakan penyebab kerusakan sel pada tikus dan pasien dengan penyakit alzheimer.

minum alkohol

Tanda ini menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami flush (wajah memerah) lebih rentan mengalami alzheimer. “Data kamu menunjukkan bahwa alkohol dan gen penyakit alzheimer dapat menempatkan manusia pada risiko lebih besar pada perkembangan alzheimer,” tulis penelitian itu merangkum dari World of Buzz, Selasa (17/12/2019).

Seorang Profesor Kimia dan Sistem Biologi, Daria Mochly-Rosen, Ph.D mengatakan kesimpulan ini diambil berdasarkan studi sel yang diturunkan pasien dan studi terhadap hewan. Namun studi epidrmiologis pada manusia masih harus dilakukan di masa depan.

minum alkohol

ALDH2 memainkan peran kunci dalam menghilangkan aldehida beracun (senyawa organik) yang merupakan produk dari metabolisme alkohol dalam tubuh. Ada pula genotipe ALDH2 * 2 yang memiliki kemampuan jauh lebih rendah untuk menghilangi efek samping dari racun.

Populasi masyarakat di Asia Timur memiliki ALDH2 * 2 yang menyebabkan peningkatan asetaldehida. Hasilnya tubuh merespon dengan perubahan warna kulit dan peradangan.

Mochly-Rosen juga mengakui bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya menentukan apakah pengonsumsi alkohol dengan mutasi ALDH2 * 2 mengembangkan penyakit Alzheimer pada tingkat yang lebih tinggi.

minum alkohol

Dengan demikian, penelitian tersebut dapat menentukan apakah mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mengurangi perkembangan dan efek penyakit Alzheimer pada pasien. Apapun penyebabnya, ada baiknya tetap menghilangkan kebiasaan mengonsumsi alkohol.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini