Sering Sakit Perut Setelah Mengonsumsi Produk Susu? Ini Alasannya

Annisa Ratna Setiawati, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 481 2143092 sering-sakit-perut-setelah-mengonsumsi-produk-susu-ini-alasannya-63jqivKFai.jpg Sakit perut karena intoleran laktosa (Foto: Bustle)

PERNAHKAH kamu merasa sakit perut atau mulas setelah mengonsumsi produk susu seperti milk shake atau keju? Beberapa orang bahkan merasakan kembung setelah mengonsumsi makanan atau minuman tersebut.

Dilansir dari Word of Buzz, Selasa (12/12/2019), dijelaskan alasan mengapa sering kali merasakan sakit perut, mulas, atau bahkan kembung setelah mengonsumsi produk susu. Kondisi ini dikenal sebagai intoleransi laktosa. Faktanya, orang Asia lebih rentan mengalami intoleransi laktosa dari pada orang Eropa.

 Ilustrasi

Umumnya anak-anak dapat mencerna laktosa (gula yang ditemukan dalam susu mamalia), dengan bantuan enzim laktase. Namun, enzim laktase akan berkurang jumlahnya ketika anak-anak tumbuh melewati umur 5 tahun dan penurunan enzim laktase dinamakan laktase non-persistensi.

Menurut Next Shark, umumnya manusia "seharusnya" tidak toleran laktosa sejak peradaban awal. Tetapi orang-orang Barat menjadi gigih untuk mendapatkan laktosa karena penemuan ilmu pangan  pada ribuan tahun lalu. Sehingga orang-orang mulai mengambil sumber laktosa lain selain dari ASI.

Produk susu

Orang-orang dari negara yang tidak banyak mendapatkan sinar matahari (Negara Barat, contohnya Eropa Utara) perlu mengonsumsi lebih banyak susu untuk mendapatkan kalsium karena mereka kekurangan Vitamin D dari sinar matahari. Ini menjelaskan mengapa orang non-Asia lebih toleransi produk susu dari pada orang Asia.

Dari peta ini, bisa disimpulkan bahwa negara yang lebih dekat dengan garis khatulistiwa memiliki intoleransi laktosa yang lebih tinggi. Ini terkait dengan mengapa hanya 5% orang dewasa Eropa Utara yang mendapatkan intoleransi laktosa, sementara lebih dari 90% masyarakat Asia memilikinya.

Peta

Tetapi jangan khawatir, karena kita masih bisa mengonsumsi produk susu terutama keju dan yoghurt karena mengandung lebih sedikit laktosa dari pada susu pada umumnya. Disamping itu, untuk pecinta boba milk, kamu masih bisa mengkonsumsinya dalam batas wajar. Kita juga harus menyeimbangkan nutrisi dan tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini