Kualitas Tidur Baik Pengaruhi Gairah Bercinta Pasutri

Dian Fitriyanah, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 485 2143569 kualitas-tidur-baik-pengaruhi-gairah-bercinta-pasutri-ojD70AOcCK.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GAIRAH bercinta ditentukan dengan kualitas tidur Anda. Makanya Anda harus mengatur kebiasaan tidur setiap hari agar selalu bugar.

Tahukah Anda, bahwa kebiasaan tidur yang sehat dapat meningkatkan kehidupan bercinta? Nah, penelitian telah membuktikannya.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Masyarakat Menopause Amerika Utara, kebiasaan tidur yang tidak sehat berkontribusi terhadap kehidupan seksual yang buruk, terutama bagi wanita. Masalah tidur dapat mengganggu tingkat kepuasan seksual wanita.

pasangan

Penegasan lain dapat didukung melalui penelitian lain, yang dilakukan oleh American Academy of Sleep Medicine. Hasil studi itu menunjukkan bahwa gangguan tidur dapat mempengaruhi kehidupan seks, juga perilaku seksual yang tidak normal, seperti sleepsex atau sexsomnia.

Dilansir Okezone dari Boldsky, sexsomnia adalah bentuk beda dari parasomnia atau aktivitas abnormal yang terjadi ketika seseorang tertidur. Ini terjadi ketika seseorang melakukan tindakan seksual saat mereka dalam tidur NREM (gerakan mata yang tidak cepat).

Jadi, bagaimana kebiasaan tidur Anda berhubungan dengan kehidupan seks Anda?

Studi ini berfokus pada eksplorasi hubungan antara pola tidur dan kehidupan seks pada wanita. Ditegaskan bahwa semakin lama wanita tidur, semakin tertarik bercinta pada hari berikutnya.

Tidur ekstra satu jam dapat berkontribusi terhadap peningkatan 14 persen dalam peluang melakukan hubungan seksual. Selain meningkatkan mood, tidur ekstra selama satu jam juga meningkatkan gairah genital.

Studi lain berfokus pada eksplorasi hubungan antara dua faktor, khususnya pada wanita menopause. Interaksi rumit masalah biologis dan psikologis pada wanita yang mengalami menopause telah dikaitkan dengan masalah tidur dan seks. Studi tersebut menunjukkan bahwa, pada wanita menopause, masalah tidur berhubungan langsung dengan masalah seksual. Telah terbukti bahwa kurang jumlah tidur yang tepat 7-8 jam menghancurkan libido seseorang.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, yang mempelajari 4.000 pria dan wanita di awal hingga pertengahan 60-tahunan, mengumpulkan hasil bahwa tidur yang buruk dikaitkan dengan disfungsi ereksi untuk pria, dan masalah gairah dan kesulitan orgasme.

Terlepas dari ini, sleep apnea yang sedang meningkat di kalangan generasi muda telah terbukti memengaruhi hasrat seseorang. Jadi, bagaimana keduanya benar-benar terkait?

Nah, kadar testosteron, estrogen, dan progesteron adalah yang tertinggi selama tidur, tidur merupakan penyembuhan dalam hal yang terjadi di akhir siklus tidur. Ketika Anda gagal mendapatkan jumlah tidur yang tepat, Anda tidak mendapatkan tingkat testosteron sirkulasi yang restoratif, sehingga menghambat hasrat seksual Anda.

Kebiasaan tidur memiliki efek khusus gender terhadap keinginan seksual

Studi telah menyatakan bahwa seks mungkin memiliki efek spesifik gender pada tidur. Pria yang memiliki gangguan tidur obstruktif, suatu kondisi yang ditandai dengan mendengkur dan kesulitan bernafas, telah dilaporkan mengalami penurunan tingkat aktivitas seksual, karena rendahnya kadar testosteron.

Akibatnya, di antara wanita, orgasme meningkatkan estrogen, yang dapat meningkatkan siklus REM wanita untuk tidur yang lebih dalam. Sedangkan pada pria, itu adalah prolaktin yang dikeluarkan sebagai respons terhadap orgasme, yang mendorong tidur.

Tidur dan bercinta

Kurang tidur dapat mengurangi hasrat seksual Anda. Di baris yang sama, kehidupan seks yang lemah dapat menyebabkan sulit tidur juga. Kurangnya bercinta juga dapat berdampak negatif pada siklus tidur Anda karena seks membantu kita rileks, bersantai, juga meningkatkan tidur.

Setelah orgasme, tubuh kita melepaskan sejumlah besar oksitosin, juga disebut sebagai 'hormon pelukan', yang menurunkan kadar hormon stres kortisol, lalu menghasilkan relaksasi dalam.

Berikut ini beberapa kiat yang didukung sains yang dapat membantu meningkatkan kehidupan seks Anda melalui kebiasaan tidur yang lebih baik.

1. Disiplinkan waktu tidur

Anda harus tidur dan bangun di waktu yang bersamaan, bahkan di akhir pekan. Hindari alkohol sebelum tidur.

2. Atur rutinitas sebelum tidur

Misalnya Anda mandi air hangat atau mandi, bermeditasi atau membaca buku di tempat tidur.

3. Coba jadwalkan waktu bercinta

Mengoptimalkan kebiasaan tidur Anda diperlukan untuk kehidupan seks yang lebih baik. Kebutuhan tidur dapat bervariasi dari orang ke orang pria dan wanita cenderung memiliki masalah yang berbeda terkait dengan tidur.

Mengatasi perbedaan dan berupaya mengakuinya adalah salah satu langkah paling penting dalam meningkatkan kehidupan seks seseorang. Tidur satu jam ekstra dapat membantu menambahkan beberapa menit tambahan ke waktu pertemuan Anda!

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini