nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaleidoskop 2019, Membedah Potensi 5 Destinasi Super Prioritas Besutan Jokowi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 12:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 19 406 2143724 kaleidoskop-2019-membedah-potensi-5-destinasi-super-prioritas-besutan-jokowi-V5Hq4WuCDV.jpg Labuan Bajo salah satu destinasi super prioritas (Foto : indonesia.travel)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencetuskan program ‘5 Destinasi Super Prioritas’ demi menggaet wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Tanah Air. Kelima destinasi itu antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Melalui program ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama instansi terkait, diberi kepercayaan untuk mendorong pengembangan infrastruktur di daerah tersebut. Dalam pidatonya, Jokowi berulang kali menegaskan ingin pembangunan segera dipercepat.

Bahkan, di pertengahan tahun 2019, pemerintah telah menunjukkan komitmennya untuk mensukseskan program ini. Salah satu di antaranya dengan menyiapkan dana senilai Rp10 triliun. Di samping itu, Jokowi juga meminta kepada seluruh kementerian terkait untuk memberikan dukungan penuh.

Nah, sebelum menyambut tahun 2020, Okezone akan mengulas kembali potensi wisata di 5 Destinasi Super Prioritas yang kerap dipromosikan Presiden Jokowi sepanjang tahun 2019 ini. Berikut ulasannya, seperti dirangkum dari situs resmi Kemanparekraf RI, Kamis (19/12/2019) :

Labuan Bajo

Labuan Bajo, tidak hanya populer dengan destinasi wisata Taman Nasional Komodo. Kota dengan pemandangan matahari terbenam memukai ini memiliki banyak objek wisata. Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati paket komplit, mulai dari wisata bahari, destinasi dataran yang indah hingga menikmati pemandangan dari atas bukit yang mengagumkan.

Labuan Bajo sangat kaya dengan wisata bahari. Dari sekadar menikmati pantai berpasir putih atau pink, berenang, menikmati pemandangan sunset hingga berburu tantangan untuk memacu adrenalin, menyelam di perairan Kepulauan Komodo. Ada beberapa spot wisata yang wajib Anda sambangi saat berlibur di Labuan Bajo, mulai dari Pink Beach, Pulau Padar, Pulau Bidadari, Pulau Rinca, hingga Goa Batu Cermin.

Labuan Bajo

(Foto : Okezone)

Bagi pencinta aktivitas air seperti diving dan snorkeling tak boleh melewatkan Manta Point. Keistimewaan diving di lokasi ini, selain melihat pemandangan laut juga bisa berenang bersama dengan ikan pari manta yang sangat ramah dengan para penyelam. Menarik bukan?

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan mahakarya nenek moyang yang diakui dunia, sebagai salah satu World Heritage oleh UNESCO. Candi Borobudur bukan sekadar tempat wisata, hingga kini masih digunakan untuk ritual upacara Waisak, upacara keagamaan umat Budha setiap tahun.

Berkunjung ke Candi Borobudur tidak hanya bisa menikmati kemegahan karya arsitektur nenek moyang berkelas dunia. Namun pada waktu-waktu tertentu bisa menikmati kemeriahan lain yang digelar di pelataran Kompleks Candi. Salah satunya prosesi pelepasan ribuan lampion setiap tahun saat peringatan Waisak. Pada perayaan ini ratusan ribu umat Budha dari Indonesia dan negara-negara lain berbondong-bondong mengikuti upacara Waisak di kompleks Candi Borobudur.

Candi Borobudur

(Foto : Shutterstock)

Namun, wisatawan harus menyiapkan persiapan dan perlengkapan yang cukup agar bisa menikmati keanggunan bangunan yang eksotis ini. Dari pintu masuk menuju area candi jaraknya lumayan jauh dan jika berkunjung siang hari, panas terik matahari akan mengganggu. Siapkan kunjungan saat pagi hari, matahari belum terlalu menyengat.

Siapkan pula topi dan kacamata hitam jika merasa terpaan sinar matahari sulah mulai mengganggu. Karena Candi Borobudur adalah tempat ibadah yang disucikan oleh umat Budha, pakai pakaian yang sopan. Bila pakaian tak menutup lutut, pengelola candi sekarang menyediakan kain penutup. Jangan lupa, gunakan alas kaki yang nyaman untuk jalan.

Destinasi super prioritas pilihan Jokowi berlangsung di halaman berikutnya. Langsung saja diklik halaman selanjutnya.

Mandalika

Bagi sebagian wisatawan dalam negeri, nama Mandalika mungkin belum terdengar familiar. Masyarakat lebih mengenal Gili Trawangan, Gili Meno, atau Pantai Senggigi dibandingkan Mandalika. Padahal, kawasan ini tidak kalah cantik dengan destinasi wisata yang sekarang sudah tenar di Lombok.

Di kawasan Mandalika terdapat deretan pantai indah, mulai dari Pantai Tanjung Aan, Pantai Serenting, Pantai Seger, Pantai Kuta, dan Pantai Gerupuk. Sayangnya, di sini wisatawan akan jarang menemukan bar atau kelab malam.Tak cuma Mandalika, di seluruh pulau nyaris tak bisa ditemukan bar dan kelab malam. Meski demikian, sejumlah tempat makan masih menjual bir untuk mengakmodir keinginan wisatawan mancanegara. Keriaan malam yang seru masih bisa ditemui di sekitaran hotel besar.

Pantai Kuta

(Pantai Kuta Mandalika/Okezone)

Bagi yang ingin berburu oleh-oleh, Mandalika juga sudah menyediakan sejumlah toko yang berjejer di sepanjang kawasan Pantai Kuta. Pedagang ini menjajakan oleh-oleh khas Lombok, seperti kain tenun, kaus, gelang, hingga ikat kepala.

Setiap tahunnya di bulan Februari atau Maret, di kawasan Mandalika terdapat acara Festival Bau Nyale. Festival ini berupa tradisi Suku Sasak yang menangkap cacing laut di Pantai Seger.

Bagi para pencinta kuliner, di Kawasan Bukit Mandalika, Pantai Kuta Lombok, Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, NTB ada beberapa makanan khas yang patut Anda cicipi. Di antaranya adalah ayam taliwang, ayam Rarang, sate rembiga dan sate bulayak. Olahan bumbu khas daerah Lombok akan memanjakan lidah dan menambah selera makan.

Likupang

Banyak alasan untuk mengunjungi Likupang. Jelas destinasi wisata di sana tak kalah cantik dengan wisata populer lainnya di Sulawesi Utara. Spot wisata pertama yang bisa Anda sambangi adalah Pulau Lihaga. Pulau Lihaga punya luas hanya sekitar 8 hektare, tidak terlalu besar namun punya potensi wisata yang luar biasa. Dari kejauhan saja, sudah tampak pulau ini memiliki pantai dengan hamparan pasir putih halus, yang kontras dengan birunya lautan.

Pulau Lihaga

(Foto : Tantular.com)

Selain punya pasir putih yang bersih. Pulau Lihaga juga punya alam bawah laut yang menarik untuk dijelajahi. Tak perlu jauh-jauh, menyelam atau snorkeling di dekat pantai saja sudah tampak ikan-ikan cantik berenang dengan bebasnya. Setelah puas, Anda bisa bergeser sedikit ke Pulau Gangga yang menyuguhkan pemandangan biota laut dan terumbu karang yang memesona.

Kemudian ada Pantai Pulisan. Pantai ini memiliki tiga bagian pantai yang dipisahkan oleh tebing batu yang menjorok ke laut. Area paling favorit di Pulisan ini adalah gua di dekat pantainya. Sebenarnya ini hanya sebuah tebing batu yang berbentuk menyerupai gua, dan bersentuhan langsung dengan laut. Untuk masuk ke area pantai, kita dikenai dana pengembangan desa senilai Rp5.000. Bagi yang ingin memompa adrenalin, bisa menikmati banana boat, dengan biaya sewa Rp25.000 per orang.

Danau Toba

Danau terbesar di Indonesia ini menyimpan banyak keindahan dan misteri. Danau Toba sebenarnya adalah kaldera, danau vulkanik terbesar di dunia, terbentuk akibat letusan Gunung Api Purba Toba. Di tengahnya terdapat pulau Samosir, memiliki panjang 100 km, lebar 30 km serta kedalaman 500 meter.

Danau Toba dikelilingi oleh tujuh kabupaten, bisa dicapai dari Medan dengan kurang lebih 4 jam perjalanan darat. Tapi mulai Agustus 2018 ini dengan dibukanya Bandar Udara Silangit, di Siborong-borong, Danau Toba akan makin mudah dicapai. Dari bandara di Tapanuli Utara ini, Danau Toba bisa dicapai hanya dalam 30 menit sampai 1 jam perjalanan darat.

Cara terbaik untuk menikmati Danau Toba adalah dari ketinggian. Tak sulit, karena Danau Toba dikelilingi oleh perbukitan cantik. Salah satunya adalah Bukit Holbung yang terkenal dengan Bukit Teletubbies, di Desa Janjimarhatan, Samosir. Atau Bukit Indah Simarjarunjung di desa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun. Bukit Indah Simarjarunjung menyuguhkan rumah-rumah pohon. Landscape Danau Toba dan perbukitan yang mengelilinginya bisa dinikmati membentang, tanpa halangan di Bukit Indah Simarjarunjung ini.

Danau Toba

(Foto : Kemenpar)

Selain dua bukit tersebut, keindahan Danau Toba bisa dinikmati melalui Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Huta Ginjang merupakan perbukitan yang ditumbuhi pinus, pas buat pengunjung yang ingin bersantai menghirup segarnya udara hutan pinus sambil menikmati keindahan Danau Toba dari atas bukit.

Danau Toba juga memiliki banyak air terjun di sekelilingnya. Masih di komplek Danau Toba, air terjun Situmurun Binangalom di desa Binangalom, Lumbanjulu, Toba Samosir. Kata Binangalom berasal dari nama sebuah sungai, yaitu Lum. Lum atau Lom dalam bahasa Batak Toba dapat diartikan sebagai air penyejuk hati. Air terjun ini tergolong unik, karena airnya langsung jatuh ke Danau Toba.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini