nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Langsing, Menurunkan Berat Badan Kurangi Risiko Kanker Payudara Girls!

Adityo Bagas, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 16:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 20 481 2144263 selain-langsing-menurunkan-berat-badan-kurangi-risiko-kanker-payudara-girls-SFIHfeEa4y.jpg Menurunkan berat badan mengurangi risiko kanker (Foto : Healthierlife101)

Tidak hanya untuk penampilan, kini ada alasan yang lebih penting bagi perempuan untuk menjaga berat badan ideal. Menurut peneltian baru, obesitas dan kegemukan pada perempuan meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Risiko kanker payudara akan muncul bagi wanita di atas usia 50 tahun. Perempuan dengan gaya hidup yang tidak sehat, obesitas, dan stres akan cenderung mengidap penyakit kanker payudara.

Dilansir dari Pinvilla.com, Jumat (20/12/2019) kanker payudara telah menjadi salah satu jenis kanker paling sering menyerang perempuan di seluruh dunia. Setiap tahunnya, perempuan di seluruh dunia telah didiagnosis mengidap penyakit kanker payudara.

Gaya hidup sehat dianjurkan untuk mengurangi risiko kanker payudara. Kini, penelitian baru juga telah mengklaim bahwa menurunkan berat badan pada perempuan yang kegemukan mengurangi risiko kanker payudara usia di atas 50 tahun.

Langsing

Para peneliti telah meneliti riwayat kesehatan 18.000 perempuan di Amerika, Australia, dan Asia berusia lebih dari 50 tahun selama satu dekade. Peneliti melihat bagaimana berat badan mereka berubah dari awal, pertengahan, dan akhir penelitian, apakah mereka didiagnosis mengidap kanker payudara atau tidak.

Pada akhirnya ditemukan, perempuan yang mengalami penurunan berat badan memilki risiko kanker payudara lebih rendah, dibandingkan dengan perempuan yang memilki berat badan stabil. Faktanya, sesuai dari penelitian, wanita yang kehilangan 20 pound atau setara 9 kg, risiko mengidap kanker payudara cenderung menurun.

Obesitas

Menyesuaikan faktor-faktor lain yang dapat mengurangi risiko kanker payudara, seperti kebiasaan berolahraga dan terapi secara rutin, para peneliti mengemukakan bahwa semakin berat badan seorang perempuan berkurang, semakin rendah pula risiko untuk mengidap kanker payudara. Lauren Teras, Ph.D., seorang penulis utama studi baru ini menyatakan, temuan ini mungkin bisa menjadi motivasi bagi dua pertiga perempuan yang memilki kelebihan berat badan untuk mengurangi bobotnya.

Menurut para peneliti, perempuan dengan berat badan normal dan berat badannya naik 5 persen dari awal selama masa penelitian, risiko terkena kanker payudara meningkat 35 persen. Tetapi, perempuan yang sejak awal sudah dalam kondisi berlebihan berat badan atau obesitas, turunnya berat badan takkan menurunkan risiko kanker payudara. Selama masa studi, sekira 5 persen perempuan dalam setiap kelompok telah didiagnosis dengan kanker payudara invasif.

Langsing

Studi baru ini telah memegang beberapa signifikansi, karena ini merupakan pertama kalinya sebuah penelitian dilakukan dengan jumlah dan ukuran sampel yang besar untuk memeriksa apakah penurunan berat badan dapat berdampak pada risiko kanker payudara atau tidak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini