nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minyak Zaitun Bukan Obat Jerawat, Ini Faktanya

Dian Fitriyanah, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 15:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 20 611 2144250 minyak-zaitun-bukan-obat-jerawat-ini-faktanya-xlhvDXn7qN.jpg Minyak zaitun untuk obat jerawat (Foto: Pinimg)

MASALAH di wajah seperti bintik-bintik gelap, warna kulit yang tidak rata dan bekas luka yang ditinggalkan oleh jerawat sangat membuat frustrasi. Untuk mengatasinya dapat menggunakan minyak zaitu.

Namun sehebat apapun khasiat minyak zaitun, ternyata bukan pengobatan yang baik untuk jerawat. Coba cek faktanya berikut ini.

Selain digunakan untuk bahan makanan, minyak zaitun dapat digunakan sebagai perawatan kosmetik selama berabad-abad terlebih untuk kecantikan kulit dan rambut. Tak ayal jika berbagai produk perawatan kulit banyak yang mengandung minyak zaitun.

Minyak zaitun

Menggunakan minyak zaitun ke kulit tidak akan menyembuhkan bekas jerawat, tidak akan memudarkan noda hitam dan tidak akan mencegah jerawat. Minyak zaitun tidak dapat mengubah komponen kulit akibat bekas jerawat, sebab komposisi minyak zaitun itu sulit diserap.

Kerugian menggunakan minyak zaitun

Minyak zaitun

Dengan mengoleskan minyak zaitun di kulit Anda dapat memberikan beberapa hasil yang tidak diinginkan. Hal tersebut dapat menyumbat pori-pori. Alasan terbesar lainnya untuk berpikir dua kali sebelum menggosokkan minyak zaitun ke wajah Anda dapat mengakibatkan penyumbatan pada pori-pori.

Sebagian besar sumber dari minyak zaitun yaitu komedogenik yang cukup rendah, yang berarti minyak zaitun dapat menyumbat pori-pori bagi sebagian orang, tetapi tidak masalah bagi kebanyakan orang. Saat Anda menggunakannya dengan harapan mengurangi jerawat bahkan menghilangkan bekas jerawat, hal tersebut dapat membuat keadaan semakin buruk.

Hal tersebut dapat membuat kulit jadi kering. Minyak zaitun sangat tinggi asam oleat, lebih tinggi dari kebanyakan minyak nabati. Penelitian baru menunjukkan bahwa asam oleat melemahkan fungsi pelindung kulit, yang ternyata dapat menyebabkan kulit lebih kering.

Hal ini dapat memicu eksim pada orang yang rentan terhadapnya. Jika Anda rentan terhadap eksim, Anda mungkin harus menghindari minyak zaitun. Sekali lagi, asam oleat dapat melemahkan fungsi pelindung kulit.

Gagasan lain untuk mengobati bekas jerawat dan noda hitam

 Minyak zaitun

Minyak zaitun bukanlah obat ajaib untuk mengobati bekas jerawat. Anda memiliki banyak pilihan untuk memperbaiki masalah bekas jerawat. Untuk mengobati hiperpigmentasi pasca-inflamasi, produk-produk hiperpigmentasi pasca-inflamasi mengandung asam glikolat atau niacinamide yang dapat membantu, terutama untuk perubahan warna pada wajah. Untuk perubahan warna yang lebih dalam, perawatan dengan resep seperti retinoid topikal dan asam azelaic adalah pilihan yang lebih baik.

Untuk merawat bekas jerawat hingga berlubang, lebih sulit untuk dihilangkan daripada noda hitam. Anda tidak akan menemukan krim atau lotion yang efektif untuk kondisi tersebut, meskipun diklaim oleh semua krim "perawatan bekas luka".

Sebagai gantinya, bicarakan dengan dokter kulit tentang apa yang dapat dilakukan tentang jaringan kulit wajah. Ada prosedur profesional yang meminimalkan bekas luka. Perawatan laser sering digunakan untuk mengobati bekas jerawat. Dokter kulit Anda mungkin juga menyarankan pengisi kulit untuk "menambah" area yang berlubang akibat jerawat dan membuatnya lebih halus dan rata.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini