nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vape Mengandung Nikotin Tempel, Mitos atau Fakta?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 22:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 23 481 2145342 vape-mengandung-nikotin-tempel-mitos-atau-fakta-he22Wf8yFC.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MINIMNYA edukasi tentang vape membuat masyarakat sering menyalahgunakan pengganti rokok tersebut. Dari segi medis maupun aspek lainnya, banyak fakta vape yang menarik dipahami.

Hingga saat ini, masyarakat membutuhkan edukasi khusus tentang vape agar menambah pengetahuan. Baik itu dari aspek baik medis, potensi industri, maupun regulasi, hingga produk vape, sebelum masyarakat menilai apa benda itu.

Pendiri Komunitas Vape Indonesia Rifqi Habibie Putra menuturkan, edukasi tentang vape harus menyasar semua kalangan. Bukan sekadar pengguna, tapi para pemangku kepentingan juga harus mengerti manfaat vape.

tapi para pemangku kepentingan juga harus mengerti manfaat vape.

"Ternyata ada mitos negatif dan ada fakta positif tentang vape. Kami ingin membangun pemahaman dan stigma positif tentang vape," ujar Raifqi di sela acara Indonesia Vaper Movement 2019.

Menanggapi hal itu, Pendiri Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Prof Dr Achmad Syawqie Yazid, mengatakan, harus ada evaluasi klinis labolatoris menyeluruh oleh pemerintah untuk vape.

Sebab, masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui informasi yang akurat tentang produk alternatif yang risikonya lebih rendah daripada rokok. "Jika ada edukasi kepada publik dan telah dilakukan riset lokal, maka pemerintah akan menghasilkan kebijakan terbaik,” ujar Syawqie.

Selain itu, dia pernah melakukan studi terkait produk tembakau alternatif. YPKP pun masih terus mensosialisasikan hasil risetnya ke masyarakat.

YPKP pun masih terus mensosialisasikan hasil risetnya ke masyarakat.

Syawqie menyebutkan, inovasi dari vape dapat menjadi solusi efisien untuk mengatasi masalah adiksi rokok. Konsep pengurangan risiko atau harm reduction menjadi strategi untuk mengubah perilaku masyarakat.

"Masih banyak penafsiran yang salah terkait produk tembakau alternatif. Banyak orang percaya jika vape mengandung nikotin tempel, sinus, dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar," ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini