Rekan Kerja Alami Penyakit Kronis, Ini yang Bisa Anda Lakukan

Mas Haidar, Jurnalis · Rabu 25 Desember 2019 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 25 481 2145966 rekan-kerja-alami-penyakit-kronis-ini-yang-bisa-anda-lakukan-s16KWInuok.jpg Pasien dan dokter (Foto: Brookinabortion)

KETIKA seorang kolegamu di kantor alami penyakit kronis, kita akan jadi serba salah untuk bersikap di depannya.

“Jelas, ada kesenjangan kebutuhan mereka yang mengidap penyakit kronis di tempat kerja,” kata Lynn Taylor, Workplace Expert dan penulis buku "Tame Your Terrible Office Tyrant: How to Manage Childish Boss Behavior and Thrive in Your Job".

Dilansir dari Healtline, Rabu (25/12/2019) Rebecca Nellis direktur eksekutif Cancer and Careers, organisasi nirlaba yang mendedikasikan untuk memberdayakan orang-orang yang mengidap kanker untuk berkembang di tempat kerja mereka, memberikan 5 cara yang harus dilakukan jika memiliki teman dengan penyakit kronis di kantor.

 Sharing dengan teman kantor

1. Tunjukkan empati

Hal yang paling dasar ketika mempunyai teman yang sakit kronis adalah tunjukkan rasa empati terhadapnya. "Tidak apa-apa untuk mengatakan, 'Aku tidak tahu harus berkata apa sekarang, tapi aku di sini dan memikirkanmu’,” kata Nellis.

Dia menambahkan bahwa satu hal yang tidak boleh dikatakan adalah "Kenapa kamu tidak memberi tahu saya lebih cepat," karena ini akan membuat rekan kerja Anda merasa bersalah telah memberitahu Anda tentang penyakit kronis yang diderita.

2. Jangan abaikan situasinya

Mengabaikan situasinya mungkin terasa paling aman, tetapi itu akan membuat orang dengan penyakit kronis akan terkucilkan di kantor. Sikap terbaik adalah perlakukan dirinya seperti orang lain memperlakukan diri kita jika berada di posisinya.

 Pasien dan dokter

3. Hormati privasi mereka

Meskipun rekan kerja memberitahumu tentang kondisinya, bukan berarti ia juga ingin orang lain tahu. Memberitahu kepada khalayak luas bukan meringankan kondisinya, bisa saja membuat ia menjadi bahan pembicaraan dan membebankan psikologisnya.

4. Tawarkan untuk membantu tugas kerja

Cara selanjutnya adalah membantunya dalam pekerjaan, tapi jangan kerjakan semua tugasnya, itu hanya membuatnya dirinya terkesan tidak bisa apa-apa. Buatlah daftar pekerjaan yang bisa kamu kerjakan dan berikan kepada temanmu dan itu akan sangat membantunya.

 Ilustrasi

5. Jangan paksa dia cerita

Ketahui kapan ia menginginkan privasi dan kapan ia ingin membicarakan kondisi mereka. Jangan paksa ia untuk menceritakan kondisinya, biarkan mengalir seperti air dan buat ia nyaman dengan keadaannya sehingga ia menceritakannya sendiri, jangan sampai ada paksaan apapun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini