nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas Terjebak Jadi Bucin, Ini yang Bisa Kamu Lakukan

Annisa Ratna Setiawati, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 12:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 26 196 2146178 awas-terjebak-jadi-bucin-ini-yang-bisa-kamu-lakukan-hWj0M9X3QL.jpg Awas jadi bucin (Foto: Clipart Library)

JATUH cinta tidak selamanya terasa indah. Suatu saat, akan ada masanya kamu merasakan sakitnya jatuh atau melepaskan. Tak menutup kemungkinan juga Kamu bisa jadi bucin alias budak cinta.

Secara biologis, ternyata seseorang yang "lupa diri" alias bucin karena jatuh cinta adalah hal yang wajar. Hal itu disebutkan dalam penelitian Helen Fisher, ahli antropologi-biologi, dan Lucy Brown, ahli syaraf di Einstein College of Medicine di New York.

 Pasangan

Dilansir dari Yourtango, Kamis (26/12/2019), Fisher berpendapat, bahwa otak manusia memungkinkan seseorang mengesampingkan segalanya demi cinta.

Terlarut dalam cinta memang memabukkan, tetapi terkadang seseorang yang jatuh cinta dapat mengesampingkan dirinya dan lingkungannya.

"Ketika mulai mengesampingan aspek penting dikehidupanmu alias bucin, kamu bisa merasa tidak tenang, jengkel, bahkan cemas," ujar Fisher.

Kamu cemas karena tidak bisa menyeimbangkan antara hubunganmu dengan kebutuhan pribadi. Cinta dapat menipu. Kamu sudah merasa dicintai, mabuk oleh cinta, sehingga kamu sering sulit untuk mementingkan dirimu sendiri. Jika dibiarkan, kamu bisa jadi akan merasa tertekan dan menderita di hubunganmu nanti.

 Pasangan

Kuncinya adalah mendengarkan kecemasan hatimu. Kamu tau kehidupan percintaan dengan pribadimu tidak seimbang, hatimu juga tau apa yang perlu kamu lakukan.

Hal yang bisa Kamu lakukan adalah dengan mengurus diri,  fokus mengerjakan pekerjaan, atau bahkan meluangkan waktu dengan teman dan keluarga. Melakukan banyak hal-hal yang kamu sempat abaikan akibat terlalu larut oleh cinta.

Kamu perlu melakukan batasan-batasan agar percintaan dan kehidupan pribadimu seimbang. Hal ini juga dapat memperkuat, serta membuat hubunganmu dengan pasangan menjadi lebih sehat.

Untuk memulainya mungkin sulit, namun kamu harus mengingat bahwa keseimbangan dapat mengubah cinta romantis menjadi cinta abadi. Cinta antara dua individu yang sehat, ialah yang menentukan hubungan dan hidup yang sehat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini