nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai, Mesin Cuci di Rumah Bisa Terpapar Bakteri Jahat

Kamis 26 Desember 2019 15:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 26 481 2146203 waspadai-mesin-cuci-di-rumah-bisa-terpapar-bakteri-jahat-CCygjk3YLW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MESIN cuci yang terus-menerus dipakai di rumah Anda bisa mudah terpapar bakteri. Tapi mungkin Anda belum banyak tahu mengenai informasi dari fakta ini.

Banyak sekali jenis bakteri yang bisa ditemukan di dalam mesin cuci Anda. Banyak pula faktor pemicunya, yang sangat jarang diketahui.

Saat mencuci pakaian kotor atau sprei yang penuh bakteri, saat dicuci menggunakan mesin cuci pasti dapat meninggalkan sisa-sisa bakteri. Akibatnya, banyak penyakit menular yang Anda alami karena terkontaminasi bakteri.

mesin cuci

Temuan bakteri di dalam mesin cuci pun pernah terjadi di sebuah unit perawatan intensif neonatal, rumah sakit anak di Jerman. Bayi yang dirawat di sana terpapar patogen Klebsiella oxytoca.

Kejadian tersebut pastinya bisa menjadi salah satu pelajaran buat Anda. Menurut Dokter di Rumah Sakit Universitas North Shore di Manhasset, New York, Bruce Hirsch, hampir semua jenis peralatan rumah tangga sangat rentan terpapar bakteri.

“Tubuh kita rentan terpapar bakteri dari benda di sekitar. Kalau di rumah, mesin cuci pun bisa terpapar bakteri,” katanya, dilansir Okezone dari Healthline, Kamis (26/12/2019).

Hirsch pun mengingatkan agar Anda selalu menjaga kebersihan mesin cuci. Terlebih, jika Anda tinggal dengan kerabat lanjut usia atau bayi baru lahir yang rentan sakit.

"Bakteri cenderung mengintai di laci deterjen, stempel karet, dan drum cuci," tambah Pakar Kesehatan di Rumah Sakit Misi di Orange County, California, Hilary Metcalf, MPH.

Anda harus sangat waspada terhadap mesin cuci yang disimpan di lingkungan yang lembap. Seperti kamar mandi, karena ini adalah lingkungan yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang.

Banyak jenis kuman-kumannya yang bisa tertinggal di dalam mesin cuci. Seperti E coli, salmonella, dan Klebsiella oxytoca.

Semua itu dapat menyebabkan pneumonia, infeksi kulit, kram perut, muntah, dan diare. Terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Tapi ada langkah pencegahan yang bisa dilakukan agar mesin cuci Anda terhindari dari paparan bakteri. Salah satunya yakni Anda bisa membilas dengan air hangat usai menggunakan mesin cuci tersebut.

"Atau mencuci mesin cuci Anda sekali sebulan secara signifikan dapat mengurangi paparan Anda dan keluarga terhadap kuman dan infeksi," terang Metcalf.

Metcalf menambahkan, saat mencucinya gunakan larutan desinfektan seperti hidrogen peroksida, pemutih, atau boraks. Rendam dalam air bersih setidaknya 71 derajat Celcius.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini