Rayakan Natal Tanpa Kado, Menkes Terawan: Takut Gratifikasi!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 612 2146295 rayakan-natal-tanpa-kado-menkes-terawan-takut-gratifikasi-nJX4rNfQEH.jpg Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Foto: Dimas/Okezone)

HARI Raya Natal menjadi salah satu momen terpenting bagi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pada momen inilah, ia dapat menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, meski hanya dalam waktu singkat.

Sejak 23 Desember 2019 lalu, Menkes Terawan memang melakukan sejumlah kunjungan kerja di Kota Bandung, Jawa Barat. Rangkaian acara dimulai dengan mengunjungi RSUPN Hasan Sadikin, Bandung.

Mengingat kunjungan kerja ini dilakukan menjelang Hari Natal, Menkes Terawan pun memutuskan untuk merayakannya di kota tersebut.

menkes terawan

Saat ditemui dalam peringatan HUT Balitbangkes yang ke-44 tahun, Menkes Terawan secara gamblang menyampaikan tradisi Natal yang biasa ia lakukan. Meskipun mengemban jabatan menteri, Menkes Terawan masih sempat merayakan Natal ceria bareng keluarga besarnya.

"Tetap sama. Natal kemarin saya ke gereja berdoa dan bersyukur bisa kumpul bersama keluarga. Itu saja sudah membuat saya bahagia," ujar Menkes Terawan Agus Putranto saat ditemui awak media di Litbangkes, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Lebih lanjut, Terawan menjelaskan, perayaan Natal tahun ini berlangsung sangat sederhana. Bahkan, selepas menunaikan ibadah di gereja, ia langsung menuju ke hotel untuk beristirahat.

Tak hanya itu, pria berusia 55 tahun ini juga mengaku tidak menerima kado atau hadiah apapun. Bila menerimanya, ia khawatir kado tersebut dianggap sebagai bentuk gratifikasi.

"Kadone ndak ono (kadonya enggak ada), takut gratifikasi nanti," ujar Menkes Terawan disambut gelak tawa para stafnya.

Saat ditanya terkait resolusi 2020 mendatang, Menkes Terawan menegaskan bahwa dirinya masih akan mengikuti visi dan misi Presiden Joko Widodo. Dia masih fokus memajukan tiga hal penting di bidang kesehatan.

menkes terawan

"Mau 2020, 2021, sampai 2024 tetap sama. Fokusnya tetap BPJS, stunting, angka kematian ibu, angka kematian bayi, tetap itu aja tidak berubah. Visi dan misi ini harus tetap dijalankan," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini