nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Saksi Hidup Tsunami Aceh 2004, Diingatkan Taubat Sebelum Diterjang Gelombang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 20:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 26 612 2146385 cerita-saksi-hidup-tsunami-aceh-2004-diingatkan-taubat-sebelum-diterjang-gelombang-DGHRAmtdlp.JPG Cerita saksi hidup Tsunami Aceh 2004 (Foto : Sukardi/Okezone)

Al pun ikut hanyut terbawa arus. Terpontang-panting tubuhnya di dalam gelombang besar tersebut. Dia pasrah apa pun yang akan terjadi setelah ini. Beberapa waktu kemudian ia menabrak pohon kelapa dan ia berpegangan di pohon tersebut dan berhasil menyelamatkan diri. Ia pun coba memanjat sampai puncak pohon kelapa.

Dari atas pohon, Al melihat daratan itu berubah jadi lautan. Banyak mayat yang mengapung, perabotan rumah dan kayu-kayu bangunan pun ikut hanyut terbawa arus. Di posisi ini, Al kemudian hanya bisa terdiam.

Ya, dia terdiam karena semua memori buruk selama dia hidup muncul kembali. Kenakalan remaja yang pernah ia lakukan muncul di pikiran dan ia hanya ingin selamat dan tetap hidup.

Masih di atas pohon, Al berucap dalam hati sesuatu yang buruk. "Saya berpikir, saya sudah di tempat paling tinggi, saya sudah aman," ucap Al di dalam hatinya.

saksi hidup

Tapi, beberapa detik setelah itu, gelombang kedua datang. Seketika tubuh Al yang sudah mulai tak bertenaga kembali terbawa arus. Ia pasrah tapi berdoa dalam hati.

"Ya Allah, berikan saya umur sedikit lagi biar saya bertaubat. Ya Allah, izinkan saya bertaubat. Ampun ya Allah," ucapnya sambil terombang-ambing.

Kepasrahan Al pada Allah SWT mendatangkan mukjizat. Ya, menurut penuturan Al, tiba-tiba saja dari atas ada yang menariknya dan ia bisa mengambil napas setelah sebelumnya hanyut.

Saat kepalanya sudah ada di atas gelombang, ia melihat ada kasur yang hanyut. Ia langsung berusaha meraih kasur tersebut dan naik ke atasnya.

Tapi, setelah berhasil naik di atas kasur, ia dibuat kaget dengan adanya ular dan kalajengking di atas kasur tersebut. Dua hewan menakutkan itu pun bagi Al sedang ketakutan juga.

"Di momen itu, saya bisa paham bagaimana rasanya ketakutan ditemani dengan hewan buas yang sedang ketakutan juga," katanya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini