nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Penyebab Masalah Keputihan, Ada yang Harus Kamu Waspadai, Ladies!

Tiara Syifa, Jurnalis · Minggu 29 Desember 2019 16:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 29 485 2147148 8-penyebab-masalah-keputihan-ada-yang-harus-kamu-waspadai-ladies-Eybk5Ne7TJ.jpg Ilustrasi (Foto : Momjunction)

Keputihan terkadang masih menjadi hal yang sulit dibicarakan secara terbuka. Rasa malu mungkin bisa mendominasi jika membahas hal tersebut, padahal dapat membantu Anda untuk menemukan permasalahan yang selalu menjadi pertanyaan.

Nyatanya, pengetahuan tentang penyebab-penyebab terjadinya keputihan perlu Anda ketahui. Melansir The Healthy, berikut 8 penyebab keputihan :

Masa Ovulasi

Keputihan dapat berubah mengikuti siklus bulanan Anda. Menurut Nicole Scott, MD, seorang ob-gyn di Indiana University Health di Indiapolis, perbedaan dapat terlihat dari konsistensi, tekstur, warna, jumlah, dan bau. Saat masa ovulasi, perubahan terhadap cairan keputihan dapat terlihat dengan jelas. Cairan tersebut akan berubah menjadi tipis, licin, dan elastis.

Hamil

Ibu Hamil

Kehamilan dapat membuat perubahan terhadap jumlah keputihan yang Anda alami. Masa kehamilan erat hubungannya dengan fluktuasi hormon. Maka dari itu, tidak heran jika Anda menemukan peningkatan terhadap cairan tersebut.

Melahirkan

Peningkatan jumlah cairan keputihan dapat menjadi tanda bahwa Anda akan segera memiliki bayi. Keputihan menjadi indikasi persalinan akan dimulai. Namun, tahap awal persalinan tersebut dapat berlangsung lama, mulai dari berhari-hari hingga berminggu-minggu.

Infeksi

konsultasi

Bacterial Vaginosis adalah infeksi bakteri yang sangat umum ditandai dengan keputihan berwarna putih keabu-abuan dan memiliki bau amis. Waspadalah jika Anda mengalami tanda-tanda seperti gatal, rasa terbakar, bengkak, sakit, perubahan pada kelamin, dan keputihan yang menyerupai keju cottage. Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami tanda-tanda tersebut.

Dehidrasi

Dehidrasi dapat membuat warna urine Anda menguning. Hal ini menyebabkan cairan keputihan juga ikut berwarna kuning. Anda hanya perlu meminum air yang banyak jika ingin terhindar dari kondisi ini.

Kanker Langka

Sangat kecil kemungkinannya jika Anda mengalami ini, namun kanker tuba fallopi benar-benar ada. Banyak perempuan yang mengabaikan tanda-tanda peningkatan cairan keputihan secara drastis. Jika Anda mengalami hal tersebut segera hubungi dan periksakan ke dokter.

Menopause

Menopause

Menopause bisa membuat Anda merasa dikendalikan oleh hormon yang sedang bergejolak. Hal tersebut dapat membuat perubahan terhadap cairan keputihanmu seperti menjadi lebih kering, jumlahnya berkurang, dan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.

Hal yang Normal

Keputihan juga bisa menjadi hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Indikator normal tiap perempuan berbeda tapi cairan tersebut akan berubah menjadi putih tepat sebelum menstruasi. Selain itu, Anda tetap harus memperhatikan perubahan yang terjadi untuk memahami apa yang normal untuk diri Anda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini