nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Haru, Bocah Ini Tidak Ingin Pergi dari Makam Ibunya dan Panggil-Panggil Minta Kembali

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 31 Desember 2019 08:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 31 612 2147677 kisah-haru-bocah-ini-tidak-ingin-pergi-dari-makam-ibunya-dan-panggil-panggil-minta-kembali-4y2BOaPxpl.jpg Kisah haru bocah (Foto: Facebook)

SALAH satu momen paling menyedihkan dalam hidup adalah mengikhlaskan orang yang kita sayang pergi selama-lamanya, apalagi orangtua. Anak tanpa orangtua seperti berjalan dalam kegelapan, tak ada penunjuk arah. Seperti kisah haru yang dialami bocah satu ini.

Belum lama ini si bocah kehilangan ibu kandungnya. Sedih tak lagi bisa melihat sang ibu, si anak pun tak ingin pergi dari makam ibunya. Tidak hanya itu, bocah ini pun diketahui menangis tersedu-sedu dan terus memanggil ibunya. Kisah haru bocah ini sungguh mengiris hati siapa pun yang melihat.

 Kisah haru

Kisah haru ini dibagikan akun Facebook Azuan Shamsuddin. Dalam unggahannya, Azuan menjelaskan bahwa bocah laki-laki tersebut adalah keponakannya bernama Arfan yang usianya masih 2 tahun. Ia begitu sedih saat mengetahui ibu yang dia cintai pergi selama-lamanya.

Dalam keterangan foto, Azuan menjelaskan, "Anak laki-laki ini sering mengunjungi makam orangtuanya karena dia suka sekali bicara pada ibunya. Ketika kita beritahu bahwa ibunya ada di dalam gundukan tanah ini, Arfan memanggil-manggil 'ibu-ibu'," tulisnya.

 Kisah haru

Tidak hanya itu, jika sudah terlalu lama di makam, keluarganya akan mengajak Arfan pulang tapi ia sering menolak. Dia masih ingin berbicara pada ibunya yang begitu dicintainya. "Saya bahkan sampai menarik tangan dia saking tak mau pulang. Meski begitu, saya paham betapa sayangnya Arfan pada ibundanya," sambung Azuan.

Di rumah, Arfan kini tinggal dengan neneknya. Dikutip dari World of Buzz, tidak diketahui pasti kemana ayahnya. Lebih lanjut, Arfan benar-benar sering ke makam ibundanya ini. Ia bisa sampai lupa waktu saat ada di dekat makam sang ibu.

 Kisah haru

Cerita ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua untuk menghargai waktu dan keberadaan orang terkasih di sekitar kita. Sebab, semua itu akan pergi pada waktunya dan hanya ada penyesalan ketika Anda melewatkan momen ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini