nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasangan Nikah Massal Ini Rela Tinggal di Kontrakan Sempit, Alasannya Bikin Baper Deh!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 12:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 01 612 2148110 pasangan-nikah-massal-ini-rela-tinggal-di-kontrakan-sempit-alasannya-bikin-baper-deh-lMiDDBZFyb.jpg Peserta Nikah Massal DKI Jakarta 2019. (Foto: Dimas/Okezone)

SETELAH menikah, pasangan muda biasanya ogah tinggal bareng orangtua karena berbagai alasan. Termasuk Endang dan Ilham, salah satu pasangan Nikah Massal DKI Jakarta 2019.

Kepada Okezone, perempuan asal Kemayoran, Jakarta Pusat yang ikut nikah massal itu, menuturkan secara gamblang alasannya tak mau tinggal bersama orangtua atau bahkan sang mertua. Kalau baca alasannya bikin baper deh!

ilham dan endang

"Habis nikah kayaknya mau langsung ngontrak aja bareng suami. Enggak mau tinggal bareng orangtua atau mertua. Karena aku udah sering dengar cerita 'aneh-aneh' dari tetangga maupun teman-teman dekat. Katanya enggak enak tinggal sama mertua, selalu ada aja masalah. Apalagi pengantin baru," ungkap perempuan 28 tahun itu di sela acara Nikah Massal DKI Jakarta 2019 di Balai Kota Jakarta.

Mendengar pernyataan tersebut, Ilham, suami Endang pun langsung menyetujui rencana sang istri. Ia mengaku sudah siap membangun rumah tangga meski harus berjuang bersama-sama dan tinggal di kontrakan yang sederhana.

Malah menurut Ilham, tinggal di kontrakan sempit berduaan dengan sang istri justru akan terasa lebih romantis dan menyenangkan. Apalagi bila nanti mereka bisa membeli rumah yang layak untuk dihuni bersama buah hatinya kelak.

"Awal-awal di kontrakan dulu kayaknya lebih romantis deh tinggal berduaan gitu. Ya kan sayang?," tutur Ilham sembari melemparkan senyuman kepada Endang.

Bahkan saat ini, Endang dan Ilham sudah mulai saling bahu membahu mencari pemasukkan tambahan untuk tabungan masa depan mereka. Endang yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang nasi uduk mengatakan, siap membantu suaminya dalam membangun biduk rumah tangga bersama.

Ilham pun demikian. Ia nekat hijrah ke Ibu Kota Jakarta demi mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Sehingga bisa memberikan nafkah untuk istri dan anak-anaknya kelak.

"Saya sampai pindah dan kerja di Jakarta itu memang niatnya karena ingin menikah dengan dia. Ya, semoga kedepannya keluarga kami diberkahi Allah SWT," kata Ilham.

Seperti diketahui, dalam rangka menyambut Tahun Baru 2020, Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar acara Nikahan Massal di halaman Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 31 Desember 2019. Acara ini diikuti oleh 631 pasangan pengantin yang terdiri dari 141 peserta pernikahan dan 490 peserta isbat.

Seluruh peserta nikah massal mendapatkan gratis biaya nikah atau biaya sidang itsbat, uang mahar senilai Rp1 juta dan bingkisan pernikahan. Acara tersebut dibuka oleh pidato singkat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta siraman rohani dari Ustadz Adi Hidayat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini