nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Langkah Pencegahan Penyakit saat Dilanda Banjir, Penting Dipraktikkan!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2020 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 02 481 2148612 8-langkah-pencegahan-penyakit-saat-dilanda-banjir-penting-dipraktikkan-hUS7pQntf2.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SUDAH dua hari kawasan Jabodetabek dilanda banjir besar. Korban banjir pun diminta waspada terhadap segala ancaman penyakit bisa timbul mendadak.

Apalagi musim hujan dan cuaca ekstrem ini, diprediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) masih akan berlangsung hingga dua bulan mendatang. Sehingga dikhawatirkan adanya banjir susulan atau berulang.

Selain sampah dan kotoran yang bercampur dalam air banjir, dikhawatirkan juga ada hewan liar. Sekaligus munculnya pecahan benda-benda tajam, yang turut dalam arus banjir tersebut.

sakit

Oleh karena itu, Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) mengimbau masyarakat agar melakukan pencegahan semaksimal mungkin. Ada berbagai langkah tindakan pencegahan, yang disampaikan oleh Ketua Umum PDEI dr Moh Adib Khumaidi, SpOT.

Dokter Adib mengimbau kepada orangtua agar tidak membebaskan anak-anak untuk bermain di area genangan banjir. Sebab, banyak risiko penyakit berbahaya bisa muncul.

"Anda harus menghindarkan anak-anak untuk bermain air banjir. Ini sangat penting agar mereka terhindar dari berbagai jenis penyakit yang mungkin akan timbul sesudahnya," tutur Dokter Adib lewat informasi yang diterima Okezone, Kamis (2/1/2019).

Dia juga mengingatkan Anda untuk tidak merendam kaki ke dalam air banjir. Kecuali bagi Anda yang hendak melakukan upaya penyelamatan.

Saat merasa kedinginan, segera mungkin untuk mengganti pakaian yang basah dengan pakaian kering. Hal ini dapat dilakukan untuk mencegah hipotermia.

Saat berada di area genangan banjit, jangan lupa untuk melindungi anggota tubuh. Gunakan sarung tangan dan sepatu boots, apabila harus terjun ke dalam air banjir.

Mengenakan masker sewaktu membersihkan rumah dari kotoran air banjir pun juga penting dilakukan. Kemudian hindari luka yang dapat berpotensi masuknya kuman.

"Disarankan juga untuk konsumsi makanan dan minuman yang higienis. Banyak minum air putih untuk menjaga agar asam lambung tetap seimbang, serta tidak mengonsumsi makanan pedas," tutur Dokter Adib.

Selain itu, Anda juga wajib mengonsumsi makanan yang segar dan perhatikan waktu kedaluwarsa. Jangan lupa untuk mencuci tangan pakai sabun atau antiseptik sebelum makan.

Siapkan pula persediaan obat-obat sederhana seperti penurun panas, obat lambung dan diare serta vitamin, terutama untuk anak-anak dan balita. Jika ada keluhan kesehatan lebih lanjut segera berobat ke dokter di puskesmas atau posko kesehatan.

"Tujuan dari tindakan ini semua tentunya untuk mencegah agar kita semua terhindar dari penyakit pasca banjir yang sewaktu-waktu bisa mengenai siapa saja terutama anak-anak kita," terang Dokter Adib.

Dalam keterangan tersebut, PDEI juga mengimbau kepada pemerintah daerah untuk ketersediaan air bersih. Khususnya di tempat pengungsian harus higienis dan sanitasi yang baik.

"Saat ini tim medis PDEI sedang membangun posko kesehatan di beberapa wilayah. Antara lain Banten, Serang, Jakarta Pusat," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini