nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Banjir Surut Masyarakat Terancam Alami Pencemaran Air Bersih

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2020 20:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 02 481 2148618 setelah-banjir-surut-masyarakat-terancam-alami-pencemaran-air-bersih-dVwA1dcQxF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETELAH banjir surut tak dapat dipungkiri dapat mengakibatkan pencemaran pada sumber air bersih. Masyarakat harus berhati-hati dengan ancaman ini.

Meski musibah banjir belum kunjung selesai, korban banjir pun kini banyak yang terserang berbagai penyakit. Selain kondisi tubuh menurun, lingkungan yang kotor pun sangat memengaruhi dampak dari banjir.

air bersih

Khususnya di area pengungsian, korban banjir yang terserang penyakit mulai ada. Belum lagi mereka terkena dampak lainnya yang sangat merugikan diri sendiri. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Dokter Anung Sugihantono menuturkan, setelah banjir surut masyarakat masih mendapatkan ancaman lainnya. Salah satunya yakni terjadinya pencemaran lingkungan.

"Setelah banjir, air sumur yang (biasanya) dipakai masyarakat akan tercemar oleh berbagai bakteri atau kuman. Akibatnya seseorang bisa mengalami gangguan saluran pencernaan, seperti diare, typhoid, kholera atau lainnya,” terang Dokter Anung, saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Kamis (2/1/2020).

sakit

Saat ini, tambahnya, beberapa masyarakat yang terdampak banjir di Jabodetabek telah mengeluhkan keterbatasan sumber air bersih. Padahal ketersediaan air bersih sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dokter Anung pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan air sumur. Jangan gunakan sembarangan, apalagi jika belum melalui proses sterilisasi.

“Untuk air tanah (sumur) yang tercemar harus dilakukan disinseksi (metode pembasmian kuman, bakteri dan serangga pascabencana) agar layak pakai," beber Dokter Anung.

Bagaimanapun itu, dampak kesehatan dari bencana banjir memang tak dapat dihindari. Ketika Anda jatuh sakit atau mengalami keluhan gejala gangguan penyakit, Dokter Anung meminta Anda untuk segera datang ke puskesmas.

"Yang tidak boleh ditinggalkan adalah segera ke puskesmas atau klinik terdekat, apabila ada keluhan tentang kesehatannya,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini