nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggalkan 5 Kebiasaan Buruk Ini Dalam Bekerja Demi Karier Cemerlang di 2020

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 17:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 03 196 2148896 tinggalkan-5-kebiasaan-buruk-ini-dalam-bekerja-demi-karier-cemerlang-di-2020-0JgbepnFKi.jpeg Karier yang cemerlang (Foto: Medium)

TAHUN baru, semangat baru. Di tahun 2020, tentunya setiap orang ingin dirinya menjadi lebih baik dalam segala hal termasuk urusan pekerjaan. Untuk karier yang lebih baik, ada sejumlah kebiasaan kerja yang harus dihilangkan.

Berdasarkan informasi yang Okezone rangkum dari Pink Villa, berikut deretan kebiasaan kerja yang harus ditinggalkan demi karier yang cemerlang di tahun 2020 :

 Telat bekerja

Tidak tepat waktu

Saat berangkat kerja, terkadang ada saja halangan untuk sampai tepat waktu di kantor. Sebut saja ada penggalian jalan atau waktu keberangkatan transportasi umum yang terlambat. Akan tetapi, terkadang keterlambatan juga dipicu diri sendiri yaitu berangkat kerja tidak tepat waktu alias mepet. Di tahun 2020, cobalah untuk berangkat kerja lebih awal dan sediakan waktu untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga. Klik halaman selanjutnya untuk tips karier cemerlang.

Beristirahat lebih banyak daripada bekerja

Dalam bekerja, tubuh tentunya butuh waktu untuk istirahat. Tidak semua jam kerja digunakan untuk menyelesaikan tanggung jawab. Namun ada hal yang perlu diperhatikan saat beristirahat. Jika memiliki kebiasaan untuk mencuri waktu istirahat yang tidak perlu di jam kerja, maka tahun ini harus menerapkan beberapa disiplin. Terlalu banyak istirahat memengaruhi produktivitas dan juga memberi kesempatan rekan kerja untuk membicarakan tentang ketidakefisienan sehingga perlu segera diubah.

 Karier cemerlang

Enggan bekerja dalam tim

Di kantor, tidak semua karyawan saling menyukai. Terkadang ada karyawan yang sulit bekerja sama dengan rekan kerja yang tidak disukainya. Namun profesionalitas tetap harus diutamakan. Perusahaan tidak membayar karyawannya untuk saling menyukai, melainkan menuntut tim kerja harus memberikan yang terbaik.

Terlalu defensif

Terkadang atasan tidak menyukai hasil pekerjaan dan terlalu kritis dengan bawahannya. Hal ini membuat bawahannya menjadi defensif dan selalu berusaha mempertahankan pendapatnya. Padahal, selama menjadi karyawan mendapat kritik adalah hal wajar. Cobalah untuk belajar menerima kritik secara positif sehingga membantu mengembangkan diri menjadi lebih baik dan pekerjaan optimal.

 Karier

Terlalu sering membawa urusan pribadi

Saat bekerja, ada kemungkinan urusan pribadi tidak dapat ditinggalkan. Hal itu membuat karyawan terkadang fokus karyawan terpecah, antara menyelesaikan pekerjaannya atau mengatasi urusan pribadinya. Tidak ada yang salah dengan hal itu, hanya saja jangan terlalu sering. Coba batasi penggunaan telepon untuk kinerja yang lebih produktif.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini