nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sabun, Sampo hingga Pasta Gigi Terbuat dari Kotoran Sapi, Berani Coba?

Mas Haidar, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 08:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 03 612 2148768 sabun-sampo-hingga-pasta-gigi-terbuat-dari-kotoran-sapi-berani-coba-9BYyoiXxgY.jpg Produk dari kotoran sapi (Foto: SCMP)

SIAPA yang tidak jijik dengan kotoran sapi? Menyentuhnya saja bisa membuat orang mual. Kebanyakan orang pasti menganggap kotoran sapi hanya sebagai limbah yang tidak ada gunanya.

Dilansir dari SCMP, Jumat (3/1/2020) di tangan lelaki 49 tahun asal India, kotoran sapi bisa menghasilkan uang. Ganeshan Palsamy membuat lebih dari 100 jenis kerajinan tangan yang terbuat dari kotoran sapi.

Kotoran sapi

Ada wajah Buddha, dengan detail yang jelas, sebuah piramida candi Hindu, hiasan dinding bebek yang bisa mengambang di kolam, tangan raksasa dengan ibu jari dan telunjuk saling menempel dan simbol-simbol agama Hindu. Semuanya dibuat dengan tangan.

Untuk membuat itu semua Ganeshan hanya membutuhkan dua bahan baku, kotoran dan air seni yang dikumpulkan dari sapi yang dipeliharanya.

"Aku tidak bisa menyentuh kotoran sapi lain," katanya. “Sapi-sapi saya adalah keturunan asli yang diberi makan rumput dan dibiarkan merumput secara alami. Saya pikir itu membuat perbedaan dalam kualitas dan kemurnian kotoran.

Selain Ganeshan Palsamy yang mengolah kotoran sapi menjadi kerajinan tangan, ada juga Umesh Soni, dia mulai membuat berbagai sabun organik sapi. Produk ini juga hanya menggunakan kotoran sapi asli.

Kotoran sapi

Sabun, sampo, pasta dan produk perawatan pribadi lainnya yang terbuat dari kotoran sapi dan urin sekarang sudah sangat terkenal dan bisa dipesan langsung lewat toko online di India.

Omset tahunan produk berbasis kotoran Soni adalah 25 juta rupee India (Rp4,8 Miliar), selain sabun baru-baru ini mulai melebarkan sayap produknya dengan memproduksi barang lainnya. Teh cair terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan urin sapi suling. Ramuan herbal yang dipanggang di atas kotoran sapi kering.

Selain sapi dianggap sebagai hewan suci bagi umat Hindu. Pemerintah India mulai mendukung produk ini, sejak Februari 2019, Perdana Menteri India Narendra Modi membentuk Kamadhenu Aayog, sebuah organisasi penasihat resmi yang bertugas menyiapkan kebijakan dan pedoman untuk perlindungan sapi India.

Sapi

“Aayog akan mempromosikan pertanian organik menggunakan urin dan kotoran sapi sebagai bio-pestisida dan pupuk hayati,” kata Dr. Vallabhbhai Kathiria, ketua Kamadhenu Aayog. Mengkomersialkan kotoran dan produk sapi lainnya akan membantu melindungi binatang buas melewati tahun-tahun pemerahan utamanya.

Menariknya, tidak ada produk yang terbuat dari kotoran berbau busuk. Ganeshan Palsamy mengatakan kotoran dari keturunan asli sapi India yang telah diizinkan untuk digembalakan secara alami tidak berbau.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini