nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ria Irawan Meninggal Dunia Setelah Lawan Kanker Kelenjar Getah Bening 10 Tahun, Kenali Penyakitnya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Januari 2020 09:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 06 481 2149663 ria-irawan-meninggal-dunia-setelah-lawan-kanker-kelenjar-getah-bening-10-tahun-kenali-penyakitnya-8JWmSbDKLz.jpg Ria Irawan meninggal dunia (Foto : @riairawan/Instagram)

Aktris Ria Irawan meninggal dunia Senin pagi, (6/1/2020), pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Penyakit kanker kelenjar getah bening menjadi penyebabnya.

Ria Irawan berjuang keras melawan penyakit kelenjar getah bening sejak 2009 dengan status kala itu stadium 3C. Ya, selama 10 tahun lebih Ria mesti melawan penyakit tersebut, bahkan ia sempat dinyatakan sembuh setelah melewati beberapa rangakaian pengobatan.

Jenazah Ria Irawan rencananya akan segera dibawa ke rumah duka di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di sisi lain, meninggalnya Ria Irawan pun langsung menjadi 'trending topic' di media sosial.

Ria Irawan

Ria Irawan (Foto: Instagram @riairawan)

Sementara itu, jika kita bicara mengenai kanker kelenjar getah bening seperti yang dialami Ria Irawan, kita mungkin akan bertanya-tanya, sampai di fase mana sih kelenjar getah bening yang tersebar di beberapa bagian tubuh dinyatakan menyimpan sel kanker?

Dikutip dari Health Line, perlu dicatat di sini bahwa ketika kanker muncul di kelenjar getah bening itu merupakan indikator bagaimana kanker telah menyebar. Jika sel-sel kanker hanya ditemukan di kelenjar getah bening di dekat tumor asli, itu mungkin menunjukkan kanker berada pada tahap awal dan belum menyebar jauh melampaui daerah utamanya.

Di sisi lain, jika dokter Anda menemukan sel-sel kanker telah melakukan perjalanan ke kelenjar getah bening jauh dari tumor awal, kanker mungkin menyebar pada tingkat yang lebih cepat dan bisa pada tahap selanjutnya.

Ria Irawan

Ria Irawan (Foto: Instagram @riairawan)

Selain itu, penting untuk mengetahui berapa banyak sel kanker yang melakukan perjalanan ke kelenjar getah bening masing-masing. Jika ada kanker yang terlihat atau teraba di kelenjar getah bening, atau kanker telah tumbuh di luar dinding kelenjar getah bening, kanker mungkin telah berkembang lebih lanjut dan mungkin memerlukan rencana perawatan yang berbeda.

Gejala sel kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening

Jika sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening Anda (atau di luar kelenjar getah bening Anda ke bagian lain dari tubuh), gejalanya mungkin termasuk;

Terjadi benjolan atau pembengkaka di leher, di bawah lengan, atau di pangkal paha Anda. Terjadi juga pembengkakan di perut (jika kanker telah menyebar ke hati). Pasien juga akan mengalami sesak napas, sakit di tubuh, sakit kepala, atau kejang dan pusing.

Nah, bagaimana pasien tahu pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening adalah tanda adanya sel kanker?

Dijelaskan dalam laman Web MD, ketika Anda mengetahui bahwa kelenjar getah bening di tubuh Anda terjadi pembengkakan, jangan langsung beranggapan itu adalah kanker.

Sebab, bengkaknya kelenjar getah bening bisa juga karena masalah infeksi atau penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Pada beberapa kasus, ketika infeksi atau sumber penyakit itu hilang, kelenjar getah bening kembali ke bentuk awal.

kanker kelenjar getah bening

Lebih lanjut, sering kali pembengkakan kelenjar getah bening akan dekat dengan tempat masalahnya. Ketika Anda menderita radang tenggorokan, kelenjar getah bening di leher Anda mungkin membengkak.

Wanita yang menderita kanker payudara mungkin mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak mereka. Ketika beberapa area kelenjar getah bening membengkak, itu menunjukkan masalahnya ada di seluruh tubuh Anda. Bisa jadi sesuatu seperti cacar air, HIV, atau kanker seperti leukemia atau limfoma.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini