nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Segini Jumlah Peserta yang Turun Kelas

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 21:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 07 481 2150406 iuran-bpjs-kesehatan-naik-segini-jumlah-peserta-yang-turun-kelas-iaWfhaErxg.jpg Ilustrasi. (Foto: Instagram)

IURAN BPJS Kesehatan resmi naik sejak awal 2020. Lebih dari 700 ribu peserta memilih turun kelas, karena merasa terbebani saat membayar iuran.

Lembaga penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tersebut tidak mempermasalahkan jika ada peserta JKN-KIS yang turun kelas. Malah BPJS Kesehatan membantu peserta mandiri jika ada yang ingin turun kelas lewat program jemput bola.

jkn

Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pelayanan Peserta, Dwi Asmariyanti, menegaskan, banyak peserta yang memilih untuk turun kelas sejak program ini dimulai. Peserta JKN-KIS diperbolehkan mengurus administrasi turun kelas sejak 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020, sesuai syarat yang sudah ditentukan BPJS Kesehatan

“Hingga hari ini penurunan kelas peserta dari kelas satu ke kelas dua sebanyak 96.735 peserta. Dari kelas satu ke kelas tiga sebesar 188.088 jiwa. Lalu dari kelas dua ke ke tiga yakni 508.031," terang Dwi saat ditemui Okezone di Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Jika dijumlah, peserta JKN-KIS yang turun kelas mencapai 792.854 orang. Meski banyak yang turun kelas, Dwi mengaku akan terus mempermudah para peserta melalui program Penurunan Kelas Tidak Sulit (Praktis).

jkn

“Bagi masyarakat yang ingin turun kelas kami beri kemudahan. Jadi tidak harus memenuhi syarat satu tahun untuk menjadi peserta aktif. Bahkan bagi peserta non-aktif atau yang belum melunasi iuran pun bisa turun kelas,” kata Dwi.

Meskipun iuran BPJS Kesehatan resmi naik, BPJS Kesehatan terus membuat inovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Saat ini, peserta sering mengelugkan antrean panjang di rumah sakit saat mau berobat.

jkn

Di 2020, antrean tersebut bakal dipangkas demi mempermudah peserta JKN-KIS dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes). Anda tak perlu khawatir meskipun iuran BPJS Kesehatan naik mencapai 100 persen dari sebelumnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini