Kenali Ciri Tahi Lalat yang Harus Dibuang, Jangan Pakai Sabun Colek!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 08 481 2150609 kenali-ciri-tahi-lalat-yang-harus-dibuang-jangan-pakai-sabun-colek-Fa0y3qw71t.jpg Ilustrasi (Foto : Healthline)

Kasus borok akibat membuang tahi lalat hangat dibahas di media sosial. Kecelakaan ini dialami netizen yang coba membuang tahi lalat mengikuti apa yang dipraktikan Youtuber.

Ya, si Youtuber menerangkan bahwa dirinya berhasil membuang tahi lalat dengan dua bahan utama; kapur sirih dan sabun colek. Video tersebut dibagikan setahun yang lalu dan ternyata memakan korban karena ada yang menirunya.

Terlepas dari kejadian tersebut, Okezone coba bertanya pada Dokter Spesialis Kulit RS Awal Bros dr Dia Febrina, SpKK, apakah tahi lalat boleh dibuang?

Tahi Lalat

Menjawab pertanyaan tersebut, dr Dia menerangkan bahwa tahu lalat itu dibagi menjadi dua jenis. Ada tahi lalat yang jinak dan tahi lalat ganas. Nah, tahi lalat ganas yang biasanya direkomendasikan untuk dibuang.

"Ya, kalau tahi lalat jinak, tidak perlu dibuang, apalagi sampai menggunakan cara yang keliru dengan sabun colek dan kapur sirih. Itu sama saja seperti kamu membangunkan macan yang sedang tidur," katanya melalui sambungan telepon, Rabu (8/1/2020).

Tapi, bagaimana Anda tahu itu tahi lalat jinak atau tahi lalat ganas? Menurut dr Dia, ada cara mudah yang bisa dijadikan patokan untuk menentukan jenis tahi lalat.

Cara mengenali tahi lalat yang boleh dibuang

Dalam mendiagnosa dini tahi lalat jinak, ada cara yang kerap digunakan. Trik ini disebut dengan ABCDE of Melanoma. Berikut penjelasan dr Dia terkait hal ini;

Asymmetry

Tahi lalat yang ada di tubuh Anda dilihat, apakah asimetris atau tidak. Maksudnya, jika tahi lalat itu bulat, apakah bulat sempurna atau tidak.

Border

Tekstur dari tahi lalat jinak biasanya rata dengan kulit. Nah, kalau misalkan tahi lalat Anda memiliki tekstur, ada baiknya periksa lebih lanjut ke dokter kulit.

Tahi Lalat

Colour

Tahi lalat yang jinak itu warnanya satu. Maksudnya, jika tahi lalat itu hitam, maka tidak ada warna lain selain hitam.

Diameter

Tahi lalat jinak pada umumnya berukuran tidak lebih dari 6 milimeter. Kalau lebih, dokter akan curiga itu adalah tahi lalat ganas.

Evolving

Perhatikan dengan detil, apakah tahi lalat tersebut membesar atau tidak. Kalau membesar dan dalam waktu yang singkat (beberapa bulan saja), dikhawatirkan itu tahi lalat ganas.

"Pada dasarnya, ABCDE of Melanoma ini hanya pemeriksaan dini, yang lebih pasti tentu hasil diagnosa dokter kulit. Tapi, 'pedoman' ini bisa Anda jadikan sebagai acuan untuk kapan harus ke dokter," ungkap dr Dia.

Tindakan paling benar untuk membuang tahi lalat

Apa yang heboh di media sosial sekarang sangat menyesatkan. Tidak pernah ada dalam literasi kedokteran yang menjelaskan bahwa campuran kapur sirih dan sabun colek bisa membuang tahi lalat. Selain itu, tindakan laser pun tidak disarankan untuk membuang tahi lalat.

"Sampai sekarang, dokter masih menerapkan tindakan bedah eksisi pada pengangkatan tahi lalat. Selain tindakan tersebut, dokter menyarankan untuk tidak melakukannya karena berisiko pada masalah yang lebih serius," tegasnya.

Tahi Lalat

Jadi, kalau Anda mencoba-coba hal yang tidak baik, tentu ada risiko besar yang harus ditanggung. Seperti kasus bolongnya kulit akibat mencoba tindakan menghilangkan tahi lalat dengan sabun colek dan kapur sirih.

"Harusnya pasien tidak menderita jika dia melakukan tindakan sesuai saran dokter. Kalau sudah begitu (borok), pasien alami banyak kerugian, mulai dari finansial, pengobatan yang panjang, hingga tekstur kulit yang tidak mulus lagi," saran dokter Dia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini